Di Mukomuko Satu Poktan Dapat Rekomendasi Peremajaan Sawit

Tanaman kelapa sawit milik petani di Kabupaten Mukomuko – foto Ant

MUKOMUKO – Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu menyatakan, Kementerian Pertanian memberikan rekomendasi teknis untuk peremajaan kelapa sawit kepada satu kelompok tani (Poktan) di daerah tersebut.

“Sampai sekarang baru satu kelompok tani, KRP Tunas Harapan Desa Air Manjuto, yang sudah mau diterbitkan rekomendasi teknis oleh Kementerian Pertanian melalui Ditjen Perkebunan,” kata Verifikator Peremajaan Sawit Rakyat Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Roni Linbong, Minggu (6/9/2020).

Sebanyak tiga kelompok tani, KRP Tunas Harapan Desa Manjuto Jaya, Kelompok Tani Karya Muda Desa Setia Budi dan KRP Tanera Sejahtera Desa Bunga Tanjung, menjadi poktan yang diusulkan menerima program peremajaan tanaman kelapa sawit tidak produktif dari Kementerian Pertanian.

Dari tiga kelompok tani tersebut, baru dua kelompok tani, KRP Tunas Harapan dan Kelompok Tani Karya Muda, yang sudah memasuki tahap verifikasi oleh Ditjen Perkebunan. Satu kelompok di antaranya sudah mau diterbitkan rekomendasi teknis oleh Kementrian Pertanian. Untuk menerbitkan rekomendasi teknis peremajaan tanaman kelapa sawit, perlu surat keputusan Calon Penerima Dan Calon Lokasi (CPCL), yang diterbitkan oleh Ketua Tim Peremajaan Kelapa Sawit Pemerintah Kabupaten Mukomuko.

Tetapi, untuk penerbitan SK CPCL terkendala dengan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, yang juga Ketua Tim Peremajaan Tanaman Kelapa Sawit, yang saat ini bersattus tersangka dan ditahan dalam kasus dugaan korupsi penyalahgunaan alat berat. Pihaknya akan berkonsultasi dengan pihak kementrian mengenai permasalahan tersebut.

Termasuk juga berkonsultasi dengan pejabat instansi terkait mengenai permasalahan tersebut. Setelah tidak ada pejabat kelapa dinas defenitif sebagai Ketua Tim Peremajaan Sawit, apakah jabatan itu bisa diwakili oleh sekretaris dinas atau kepala bidang perkebunan. (Ant)

Lihat juga...