Empat Nagari di Tanah Datar Belum Miliki Bumdes

Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PMDPPKB) Tanah Datar – Foto Ant

BATUSANGKAR – Empat nagari, dari 75 nagari yang ada di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar), masih belum memiliki Badan Usaha Milik Nagari (Bumnag) atau Badan usaha Milik Dsa (Bumdes).

Kondisi tersebut dipicu rendahnya kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di, nagari dalam melirik potensi daerah. “Untuk itu kita terus mendorong bagaimana agar nagari dan Bumnag dapat berjalan dengan semestinya supaya ke depannya bisa meningkatkan ekonomi di nagari,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PMDPPKB) Tanah Datar, Novenril, Senin (31/8/2020).

Agar terbentuk sebuah badan usaha disetiap nagari, dan mengoptimalkan badan usaha yang sudah ada, Pemda Tanah Datar terus berupaya mencarikan solusi. Diantara yang sudah dilakukan adalah, memberikan Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk peningkatan kapasitas pengurus Bumnag.

Termasuk memberikan arahan kepada pihak pemerintah nagari. “Hal itu bertujuan agar dalam menetapkan unit usaha para pengurus Bumnag terlebih dahulu telah mengkaji potensi apa yang dimiliki oleh nagari itu sendiri,” lanjutnya.

Pemerintah nagari juga disarankan, menyeleksi para pengurus Bumnag yang akan dipilih. Sehingga terbentuk pengurus terpilih tidak hilang akal setelah usaha itu dijalankan. “Kita menyarankan kepada panitia pengurus Bumnag di nagari betul-betul menyeleksi para pengurus Bumnag yang akan dipilih sesuai kriteria yang ditetapkan,” jelasnya.

Selain minimnya SDM, kecilnya pernyataan modal dari nagari juga menjadi salah satu kendala dari perkembangan Bumnag di Tanah Datar. “Sehingga pada akhirnya banyak pengurus Bumnag yang kewalahan dan bahkan ada yang mengundurkan diri sehingga usaha itu tidak maksimal,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...