Empat Paslon Sudah Mendaftar ke KPU Mataram

MATARAM – Sampai Minggu (6/9/2020) sudah ada empat bakal pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram yang mendaftar ke KPU Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Mereka akan bersaing di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020.

Ketua KPU Mataram, M Husni Abidin menyebut, keempat bakal paslon yang sudah mendaftar tersebut adalah, H Mohan Roliskana-TGH Mujiburrahman atau paket “Harum”. Bakal calon HL Makmur Said-H Badrrutama Ahda atau paket “Muda”. Kedua paslon tersebut mendaftar pada hari pertama pembukaan pendaftara pada Jumat (4/9/2020).

Dua bakal calon lain adalah, Hj Putu Selly Andayani-TGH Abdul Manan atau paket “Salam”, yang mendaftar pada Sabtu (5/9/2020). Kemudian bakal calon H Baihaqi dan Baiq Diah Ratu Ganevi atau paket “Baru”, yang mendaftar di Minggu (6/9/2020) sekira pukul 17.00 WITA. “Hari ini, menjadi hari terkahir pendaftaran bakal pasangan kepala daerah dan akan ditutup secara resmi pukul 24.00 Wita,” ungkap Ketua KPU Mataram, M Husni Abidin, Minggu (6/9/2020).

Ketua KPU Mataram, M Husni Abidin – foto Ant

Untuk berkas pencalonan yakni terkait dengan dukungan partai politik (parpol), sudah sesuai syarat minum delapan kursi. Paket “Harum” diusung Partai Golkar, PPP dan Nasdem dengan 13 kursi. Paket “Muda” diusung Partai Gerindra, PKPI, Berkarya dan PKB dengan sembilan kursi. Paket “Salam” diusung PDI Perjuangan dan PKS dengan 10 kursi. Paket “Baru” diusung delapan kursi dari Partai Demokrat, PAN, dan Partai Hanura. “Untuk syarat calon yang kurang atau keliru saat proses verifikasi masih bisa diperbaiki atau dilengkapi, hingga sebelum penetapan pada 23 September 2020,” tambahnya.

Menurut Abidin, keempat bakal paslon yang mendaftar bisa langsung melakukan pemeriksaan kesehatan, sesuai dengan jadwal yang ditetapkan. “Pemeriksaan kesehatan dilaksanakan di dua tempat. Di RSUD Mataram untuk pemeriksaan fisik dan di Hotel Lombok Astoria untuk pemeriksaan psikologi. Jadwal pemeriksaan kesehatan berlangsung 4 sampai 11 September 2020,” ungkapnya.

Setelah pendaftaran, tahapan pencalonan dilanjutkan verifikasi syarat pencalonan, kemudian pengumuman dokumen paslon dan dokumen calon di laman KPU. Selanjutnya memasuki tanggapan masyarakat, pemeriksaan kesehatan, penyampaian hasil pemeriksaan kesehatan, verifikasi syarat calon pada 8 hingga 12 September 2020.

Tahapan berikutnya adalah pemberitahuan hasil verifikasi, penyerahan dokumen perbaikan syarat calon, pengumuman dokumen perbaikan syarat calon di laman KPU, kemudian verifikasi dokumen perbaikan syarat calon. Diikuti penetapan pasangan calon pada 23 September 2020, pengundian dan pengumuman nomor urut digelar 24 September 2020. “Untuk sengketa tata usaha negara pemilihan dilaksanakan 23 September- 9 November 2020,” ungkapnya. (Ant)

Lihat juga...