Etape Lima Tour De France Direbut Wout Van Aert

Pebalap tim Jumbo, Visma Wout Van Aert, merayakan keberhasilannya memenangi etape lima Tour de France 2020, yang finis di Privas, Prancis, Rabu (2/9/2020) – foto Ant

JAKARTA – Pebalap Team JUMBO-VISMA, Wout van Aert, memenangi etape lima Tour de France, Rabu (2/9/2020). Van Aert merebut etape balap berjarak 183 kilometer, yang tidak menghasilkan breakaway sama sekali.

Van Aert menyelesaikan balapan dari Gap menuju Privas itu dengan catatan waktu 4 jam 21 menit 22 detik. Pebalap Team Sunweb, Cees Bool, berada di urutan kedua dengan catatan waktu yang sama dengan Van Aert. Begitu pula Sam Bennett yang berada di urutan ketiga.

Bagi Bennett, etape ini menjadi istimewa, karena ia berhasil merebut kaus hijau sebagai penanda raja tanjakan. Ia merupakan pebalap Irlandia pertama yang kembali mengenakan kaus hijau, setelah Sean Kelly mencatatkan keberhasilan serupa 31 tahun silam. “Mungkin ini merupakan etape paling mudah yang pernah saya lakukan dalam balap sepeda, karena tidak ada break, tidak ada kecepatan tinggi,” kata Van Aert, usai balapan, Rabu (2/9/2020) waktu setempat.

Pebalap Belgia, Van Aert pada etape empat melakukan pekerjaan berat untuk membantu rekan setimnya Primoz Roglic, menjadi pemenang. “Namun pada akhirnya semua orang banyak menekan dan terjadi situasi kacau. Saya tahu ini adalah etape yang cocok untuk saya, dan saya gembira mendapat kesempatan dari tim untuk melaju, dan dapat menyelesaikannya merupakan hal yang manis,” tambahnya.

Sementara itu, pemegang kaus kuning Julian Alaphilippe mampu finis dengan posisi yang baik. Dan untuk beberapa waktu masih bisa mengamankan posisi pucuk klasemen umum. Namun ia kedapatan mengambil botol air minum saat balapan tinggal menyisakan 17 kilometer lagi. Hal itu melanggar peraturan TdF, dan dinyatakan merupakan illegal feeding.

Alaphilippe pun dijatuhi penalti 20 detik, yang otomatis mendepaknya dari pucuk klasemen. “Kami sekarang sedang memeriksanya, namun kelihatannya saya mengambil botol di tempat yang semestinya saya tidak diperkenankan melakukannya,” kata Alaphilippe.

Seusai balapan, elama beberapa saat Alaphilippe masih dinyatakan tetap memuncaki klasemen, sebelum panitia meralat keputusan semula. Posisi pemuncak klasemen kini dikuasai oleh pebalap Mitchelton, Scott Adam Yates, dengan catatan waktu 22 jam 28 menit 30 detik. Akibat penalti tersebut, Alaphilippe kini turun ke peringkat ke-16. Sedangkan Romain Bardet naik satu posisi untuk melengkapi urutan sepuluh besar.

Kaus hijau sebagai penanda raja tanjakan pada etape keempat kali ini jatuh kepada pebalap Deceuninck, Quick-Step Sam Bennett, dengan koleksi 123 poin. Sedangkan Benoit Cosnefroy masih belum melepaskan genggamannya terhadap kaus polkadot. Ia kembali merebut status raja sprint di etape kelima dengan 23 poin. Kaus putih sebagai penanda pebalap di bawah 25 tahun terbaik juga masih belum dilepaskan oleh Tadej Pogacar. (Ant)

Klasemen umum TdF 2020 (setelah etape V):

1. Adam Yates Mitchelton-Scott 22:28:30
2. Primoz Roglic Team JUMBO-VISMA 22:28:33
3. Tadej Pogacar UEA Team Emirates 22:28:37
4. Guillaume Martin COFIDIS 22:28:39
5. Egan Bernal INEOS GRENADIERS 22:28 43
6. Tom Domoulin Team JUMBO – VISMA 22:28:43
7. Nairo Quintana Team ARKEA – SAMSIC 22:28:43
8. Esteban Chaves Mitchelton-Scott 22:28:43
9. Miguel Angel Lopez ASTANA Pro Team 22:28:43
10. Romain Bardet AG2R La Mondiale 22:28:43

 

Lihat juga...