Hadapi Musim Hujan, Jakarta Utara Siapkan 10 Pompa Portabel

Salah satu pompa mobile di Jakarta Utara – Foto Ant

JAKARTA – Pemerintah Kota Jakarta Utara, menyiapkan 10 pompa portabel (mobile) yang siap digunakan untuk menghadapi musim hujan.

Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara, Adrian Mara Maulana mengatakan, pompa tersebut dapat digunakan sewaktu-waktu, jika dibutuhkan untuk mendorong atau mengalihkan aliran air yang tersendat. “Pompa itu berada di stasiun pompa yang tersebar di enam kecamatan se-Jakarta Utara,” kata Adrian di Jakarta, Rabu (23/9/2020).

Empat unit pompa memiliki kapasitas sekira 100 meter kubik per-detik, adalah milik Sudin SDA Jakarta Utara. Sementara enam unit pompa Alkal, berkapasitas 400 meter kubik per-detik milik Dinas SDA DKI Jakarta. “Semua pompa itu dapat difungsikan sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” tambahnya.

Selain membantu kinerja pompa stasioner, pompa portabel juga dapat difungsikan untuk mendatangi lokasi genangan yang sulit di atasi secara manual.

Sementara itu, Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Barat, menghadapi musim hujan ini menyiagakan Satuan Tugas (Satgas) berkekuatan 800 personel. Mereka akan bekerja untuk mengantisipasi genangan. Satgas tersebut disebar ke tingkat kecamatan, dengan kekuatan setiap kecamatan antara 70 hingga 90 personel. “Setiap kecamatan dibuat lima tim. Empat tim siaga pagi dan satu tim piket hingga pagi hari,” kata Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat, Purwanti Suryandari.

Satgas Sudin SDA Jakbar melakukan pengurasan sejumlah saluran, kali dan waduk di wilayahnya. Satgas tersebut akan memastikan, kondisi saluran berfungsi dengan baik. Daya tampung air maksimal, sehingga tidak membuat antrean air tersendat. “Jika turun hujan, satgas akan berkeliling untuk mengatasi jika terjadi genangan,” tandasnya.

Sebelumnya, sebanyak 14 RT dan 30 ruas jalan di Jakarta Barat sempat tergenang banjir akibat hujan deras yang mengguyur sejak Senin (21/9/2020) malam. Kepala Pusat Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Mohammad Insaf menjabarkan, RT yang terdampak banjir jumlahnya merata tersebar di Kecamatan Cengkareng, Kebon Jeruk, Palmerah, Grogol Petamburan dan Kembangan. (Ant)

Lihat juga...