Haornas, Banyak Atlet Berprestasi di Bekasi Masih Susah Masuk ke SMAN

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BEKASI — Ketua KONI Kota Bekasi, Abdul Rosyad Irwan, menyampaikan masih banyak atlet berprestasi di wilayahnya ketika masuk ke jenjang pendidikan SMA Negeri belum terakomodir secara maksimal.

Padahal kouta bagi setiap pelajar berprestasi di bidang olahraga tersedia. Prestasi dimaksud tidak hanya dibidang olahraga tetapi meliputi keterampilan lainnya seperti seni, budaya atau lukis.

“Melalui Haornas 2020, KONI Kota Bekasi, menyuarakan susahnya atlet berprestasi yang dimiliki masuk ke jenjang SMA Negeri,” ungkap Ian Rosyad di sela-sela dialog peringatan Haornas 2020 di kantor KONI Kota Bekasi, Rabu (9/9/2020).

Dikatakan, saat penerimaan siswa baru banyak mendapat laporan dari orang tua siswa banyak anaknya tidak diterima ketika mendaftar di jenjang SMA Negeri meskipun sudah melampirkan prestasi di bidang olahraga, seni atau budaya lainnya.

Menurutnya jika belum ada dukungan yang baik, terutama di bidang pendidikan bagi atlet berprestasi jangan berharap daerah Kota Bekasi atau bangsa Indonesia bisa bersaing dari sisi olahraga di tingkat nasional atau Internasional.

Harusnya, tegas dia, ada jaminan pendidikan bagi atlet berprestasi. Sehingga ketika anak bangsa ingin punya prestasi dalam olahraga dia tidak khawatir dengan pendidikannya karena ada jaminan.

“Jangan atlet dituntut berprestasi mengharumkan nama daerah dan bangsa tapi disisi lain tidak didukung maka dipastikan prestasi akan menurun, jangan nomor duakan prestasi olahraga,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Ian Rosyad, juga menyinggung minimnya sarana di Kota Bekasi. Menurutnya selama ini, olahraga hanya terbantu dengan adanya GOR Patriot Chandra Baga, seakan menjadi icon daerah.

“Kita terbantu dengan stadion Patriot Kota Bekasi, sangat bagus tapi minim sarana lainnya. Kita baru punya stadion. Lapangan bulutangkis, kolam renang, futsal dan lainnya masih minim,” tukasnya mengatakan baru 25 persen sarana olahraga ada di Kota Bekasi.

Sementara itu Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, dalam kesempatan itu mengapresiasi dialog Haornas Koni Kota Bekasi mengusung tema konsep prestasi olahraga dibentuk oleh lembaga pendidikan.

“Perlu diketahui bahwa SMK dan SMA Negeri di Kota Bekasi, sebagai tempat menggrounded atlet baik prestasi di akademik dan olahraga asetnya yang digunakan adalah milik Pemkot Bekasi,” ujarnya.

Pemkot Bekasi juga telah mendukung dengan menyediakan sarana olahraga di setiap kecamatan, seperti stadion mini dan sarana lainnya termasuk GOR Patriot Chandrabaga. Ia pun mengakui masih banyak yang harus dilaksanakan untuk olahraga di Kota Bekasi.

Lihat juga...