Hindari Kerumunan, Pelayanan SIM di Polresta Banyumas Dipercepat

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

PURWOKERTO — Di tengah pandemi Covid-19, permohonan Surat Izin Mengemudi (SIM) di kantor Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Polresta Banyumas tetap membludak. Untuk menghindari adanya kerumunan, petugas mempercepat pelayanan dengan mengefektifkan semua perangkat yang ada.

Kaur SIM Polres Banyumas, Aiptu Wawan Riyadi di kantornya, Kamis (17/9/2020). (FOTO : Hermiana E.Effendi)

Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Whisnu Caraka melalui Kaur SIM Polres Banyumas, Aiptu Wawan Riyadi mengatakan, dalam satu hari rata-rata permohonan SIM mencapai 300 orang. Namun, kantor pelayanan tersebut tetap menerapkan social distancing dengan ketat dan sama sekali tidak ada penumpukan orang.

“Caranya adalah kita mempercepat pelayanan, Sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk perpanjangan SIM selama 15 menit, kita pangkas menjadi hanya 10 menit,” jelasnya.

Pemangkasan waktu pelayanan ini, lanjut Aiptu Wawan, dengan cara menjalankan semua perangkat yang ada. Ia mencontohkan, untuk loket pendaftaran ada tiga dan semua dijalankan full, kemudian pada indentifikasi ada empat petugas, untuk foto tiga petugas semua diaktifkan dan untuk pencekatan SIM ditempatkan dua orang petugas.

“Jadi untuk perpanjangan SIM dari mulai pendaftaran sampai selesai cetak, hanya dibutuhkan waktu 10 menit,” kata Aiptu Wawan.

Selain itu, lanjutnya pemohon SIM juga dipermudah dan dipercepat dengan tidak perlu mengisi formulir. Sehingga jika semua persyaratan sudah lengkap, petugas yang akan langsung menginput data. Pengisian formulir ini, merupakan salah satu hal yang berpotensi menimpulkan penumpukan orang. Sebab untuk mengisi formulir dibutuhkan waktu dan terkadang ada pemohon yang cukup lama mengisi formulir.

Penerapan protokol kesehatan pada kantor Satpas ini juga sangat ketat. Sejak masuk, pemohon SIM diwajibkan cuci tangan, kemudian saat hendak memasuki ruangan diukur suhu tubuh terlebih dahulu.

Untuk ruang loket pendaftaran hanya dibatasi kapasitas maksimal 10 orang. Kursi pada ruang tunggu diberi tanda berjarak. Satu deret kursi hanya diperbolehkan untuk duduk maksimal 3 orang. Sedangkan di ruang registrasi, kapasitas juga dibatasi maksimal 20 orang pemohon.

Tidak adanya kerumunan orang walaupun jumlah pemohon SIM tetap sama dengan hari normal, menurut Aiptu Wawan, karena pihaknya memberlakukan aturan hanya pemohon yang diperbolehkan masuk ke ruangan.

“Kalau sebelum pendemi, satu pemohon yang mengantar bisa 1-2 orang dan sekarang tidak diperbolehkan. Sehingga jumlah orang yang berada di ruangan jauh berkurang,” jelasnya.

Dalam satu hari, pemohon mencapai sekitar 300 orang. Terdiri dari pemohon baru, perpanjangan, ada yang mengurus SIM hilang, rusak, serta peningkatan. Sebagian pemohon juga ada yang berasal dari luar Kabupaten Banyumas.

“Masyarakat tidak perlu khawatir, seluruh petugas pelayanan sudah menjalani swab test dan mereka juga menggunakan APD lengkap,” , terang Aiptu Wawan.

Sementara itu, salah satu pemohon, Shandi mengatakan, pelayanan di kantor Satpas sangat cepat dan ia tidak perlu menunggu lama. “Saya datang pukul 10.00 WIB, tidak sampai 30 menit sejak tiba di kantor ini, SIM sudah jadi,” tuturnya.

Lihat juga...