Ingin Mencapai Daratan Italia, Puluhan Migran Nekat Terjun dari Kapal Penyelamat

Seorang polisi Italia menolong bayi pengungsi yang menaiki kapal kecil dari Libya menuju perairan Italia – Foto Dok Ant

ROMA – Sekira 70 orang migran, nekat terjun dari kapal penyelamat milik lembaga nonpemerintah, Open Arms asal Spanyol, Kamis (17/9/2020). Aksi nekat tersebut sebagai upaya untuk berenang agar bisa mencapai daratan Italia. Dalam hal ini Pelermo, sebuah kota terdekat di bagian selatan negara tersebut.

Migran tersebut bagian dari kelompok, yang berisi 270 orang lebih, yang diangkut kapal tersebut. Para migran memutuskan terjun, setelah diselamatkan lagi oleh kapal penjagaan pesisir dan kepolisian. Kapal bantuan kemanusiaan Open Arms menjalankan tiga operasi penyelamatan terpisah di perairan Mediterania tengah, pada 8 hingga 10 September 2020. Namun, hingga peristiwa terjun terjadi, para kru kapal masih menunggu arahan tentang di mana para migran diizinkan mendarat.

Otoritas penjagaan pesisir Italia telah memindahkan dua ibu hamil, dan salah satu suami mereka ke daratan. Hal itu dilakukan agar para migran tersebut mendapatkan bantuan medis. Setelah bertahun-tahun menjadi jalur utama bagi ratusan ribu pencari suaka dan migran menuju Eropa, Italia sempat melihat penurunan angka kedatangan.

Utamanya usai ada penindakan keras terhadap jaringan penyelundup. Walaupun demikian, angka migran naik kembali di 2020, sekalipun Pemerintah Italia telah melarang kapal penyelamat untuk bersandar di pelabuhannya, terkait kewaspadaan terhadap wabah COVID-19. Terkadang, para migran yang diselamatkan di laut dipindahkan ke kapal-kapal feri dan dikarantina di sana, dekat pesisir Italia. (Ant)

Lihat juga...