Ini Penjelasan Pemkot Bekasi Terkait Peran Kehumasan Covid-19

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BEKASI –  Kepala Bagian Hubungan Masyarakat, Pemkot Bekasi, Sajekti Rubiah, menyampaikan sejumlah kebijakan kehumasan yang pernah diambil terkait dengan sosialisasi informasi perkembangan Covid-19.

Pihaknya memberikan klarifikasi atas berita  dengan judul ”Peran Kehumasan Pemkot Bekasi Terkait Corona tak Optimal” yang tayang pada Senin 31 Agustus 2020 di Cendana News.

Menurut Sajekti Rubiah, pertama pernyataan Ketua DPRD Kota Bekasi, Chairoman J Putro, di media Cendana News terkait fungsi kehumasan Pemerintah Kota Bekasi tidak maksimal dalam mengelola informasi perkembangan Covid-19 di Kota Bekasi dan perlunya adanya perbaikan fungsi kehumasan,  sangat diapresiasi sebagai masukan positif untuk perbaikan fungsi kehumasan Pemkot Bekasi di masa mendatang.

Ini menandakan adanya perhatian dan pengawasan pimpinan daerah terhadap kinerja Pemerintah Kota Bekasi tentang sistem informasi dan pengelolaan informasi Covid-19.

Kedua  disampaikan juga, Jubir Covid-19 Kota Bekasi adalah Wali Kota Bekasi, Bagian Humas Setda Kota Bekasi, Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Bekasi dan dinas terkait lainnya terus berupaya agar pengelolaan informasi penanganan Covid-19 dari sejak awal terdeteksi hingga Agustus 2020 dapat diketahui warga.

“Baik informasi yang disebarluaskan melalui media sosial, media elektronik, website resmi hingga media luar ruang seperti baliho dan spanduk serta menjalin kerjasama dengan media cetak maupun media online,” tegas Sajekti Rubiah, Selasa (1/9/2020).

Ketiga untuk situs update perkembangan data Covid-19 di Kota Bekasi dikelola Dinas Kesehatan Kota Bekasi di halaman website corona.bekasikota.go.id, Diskominfostandi Kota Bekasi mengelola Website bekasikota.go.id, dan bansoscovid19.bekasikota.go.id.

Peran Kehumasan Pemerintah Kota Bekasi untuk terus memberikan informasi dan edukasi terkini terkait Covid-19 juga terus gencar dilakukan melalui akun Media Sosial milik Humas Pemerintah Kota Bekasi baik pada Instagram, Facebook, dan Twitter.

Humas Pemerintah Kota Bekasi terus menerus aktif dalam mempublikasikan konten informasi dan edukasi terkait Covid-19 pada akun Media Sosial dan bahkan jangkauan masyarakat sebagai pembaca atau pengikut pun kini sudah sampai di angka 15700 followers untuk Instagram, 740 followers untuk Facebook, dan 7571 followers untuk Twitter.

Menurut Sajekti Rubiah pula, jangkauan interaksi followers atau pembaca untuk setiap postingan atau konten informasi yang disajikan pada akun Media Sosial Humas Pemerintah Kota Bekasi pun cukup tinggi, yakni cakupan persentase jangkauan atau interaksinya per minggu adalah sebanyak kurang lebih 40 persen dari total jumlah followers untuk Facebook, 35 persen untuk Instagram, dan 24 persen untuk Twitter. Data ini diambil persentase jangkauan dan interaksi traffic Media Sosial yang tersedia pada fitur Insight.

Konten informasi dan edukasi pun juga terus dipublikasikan secara up to date atau terkini dengan tujuan untuk membuat pembaca atau followers aware dan keep updated akan situasi dan kondisi selama Pandemi Covid-19 di Kota Bekasi khususnya dan konten pada Media Sosial Humas Pemerintah Kota Bekasi. Misalnya  terus mengingatkan agar semua wajib menerapkan protokol kesehatan kapan pun dan dimana pun.

Keempat, Bagian Humas tidak selalu menginformasikan kegiatan yang hanya seremonial semata tapi juga bahan rilis berita terkait kebijakan Pemerintah Kota Bekasi atau Wali Kota Bekasi selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bekasi.

Terkait dengan adanya rekomendasi agar tempat hiburan malam ditutup sementara dengan kembalinya Kota Bekasi zona merah merupakan kondisi terkini Covid-19 di Kota Bekasi dan tentu menjadi bahan evaluasi untuk merumuskan kebijakan di tengah penerapan Masa ATHB Masyarakat Produktif Aman Covid-19.

Kelima, Pemerintah Kota Bekasi telah memperpanjang masa Adaptasi Tatanan Hidup Baru (ATHB) Masyarakat Produktif Aman Corona Virus Disease (Covid-19) berlaku mulai tanggal 3 Agustus hingga 2 September 2020 di Kota Bekasi.

Masa perpanjangan ATHB di Kota Bekasi ini salah satu poin dalam Keputusan Wali Kota Bekasi Dr. H Rahmat Effendi, Nomor Surat 300/Kep.434-BPBD/VIII/2020 Tentang Perpanjangan Adaptasi Tatanan Hidup Baru (ATHB) Masyarakat Produktif Aman Covid-19 di Kota Bekasi pada 3 Agustus 2020.

“Pertimbangan dalam keputusan ini, bahwa untuk percepatan penanganan Covid-19 yang mendukung keberlangsungan perekonomian masyarakat akan dilaksanakan Adaptasi Tatanan Hidup Baru di Kota Bekasi yang mensinergikan aspek kesehatan, sosial dan ekonomi,” tandas Sajekti Rubiah.

Lihat juga...