Jadi Kresna, Bupati Temanggung Keluar Masuk Pasar Sosialisasikan Pemakaian Masker

Bupati Temanggung, M. Al Khadziq, mengenakan baju karakter Kresna membagikan masker dalam sosialisasi wajib memakai masker di Pasar Kliwon Temanggung – Foto Ant

TEMANGGUNG – Bupati Temanggung, M. Al Khadziq, bersama sejumlah pejabat mengenakan baju karakter wayang, keluar masuk pasar tradisional menyosialisasikan penggunaan masker kepada warganya.

Menjadi kresna, Bupati Al Khadziq mendatangi Pasar Kliwon dan Pasar Legi di Temanggung, Minggu (6/9/2020). Bupati ditemani para pejabat dan puluhan seniman, yang semuanya memakai baju kesenian. Sebelum menggelar sosialisasi, mereka terlihat mengikuti apel di depan Pendopo Pengayoman Kabupaten Temanggung.

“Hari ini kami bersama seniman dan budayawan turun ke pasar dan pusat-pusat keramaian di Kabupaten Temanggung, dengan memakai baju karakter wayang dan baju kesenian tradisional kuda lumping, warokan, dan topeng ireng, untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang wajib menggunakan masker di era adaptasi kebiasaan baru ini,” kata Khadziq, di sela-sela sosialisasi.

Sosialisasi dengan pendekatan budaya dilakukan agar lebih mengena kepada masyarakat, dan harapannya masyarakat dapat lebih taat pada protokol kesehatan. Khadziq menilai, upaya mendisiplinkan masyarakat untuk memakai masker perlu menggunakan berbagai pendekatan. Bukan hanya pendekatan penegakan hukum dengan menegakkan peraturan, namun juga perlu pendekatan budaya untuk mengambil hati masyarakat. Terlebih, masyarakat Kabupaten Temanggung dikenal kental dengan tradisi dan seni budaya.

Sementara, kewajiban untuk memakai masker saat ini sudah diatur dalam peraturan bupati. Termasuk sanksi denda dan kerja sosial, jika tidak mengenakan masker saat berada di luar rumah. “Harapan kami jangan sampai masyarakat melanggar peraturan tersebut dan terkena sanksi. Sebelum diberlakukan sanksi kami disiplinkan dulu masyarakat,” tandasnya. (Ant)

Lihat juga...