Kasus Covid-19 di Kebumen Bertahan Tinggi

Editor: Koko Triarko

Koordinator Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kebumen, Cokro Aminoto, di Kebumen, Sabtu (5/9/2020). -Foto: Hermiana E. Effendi

KEBUMEN – Sejak akhir Agustus lalu, Kabupaten Kebumen sudah mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) tentang penanggulangan Covid-19, namun penambahan angka positif masih tetap tinggi. Bahkan, hari ini Sabtu (5/9), tim gugus tugas penanganan Covid-19 Kebumen mencatat ada penambahan 30 kasus positif baru.

Koordinator Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kebumen, Cokro Aminoto, mengatakan, 30 penambahan kasus positif Covid-19 tersebut sebagian besar merupakan kontak erat dengan kasus positif sebelumnya atau merupakan hasil tracing dari kasus positif Covid-19 sebelumnya.

“Dari 30 kasus baru Covid-19 tersebut, 13 orang di antaranya berasal dari Kecamatan Rowokele, yaitu kontak erat kasus positif sebelumnya yang sudah melakukan isolasi mandiri,” jelasnya, Sabtu (5/9/2020).

Lebih lanjut Cokro Aminoto mengatakan, penambahan kasus positif lainnya mempunyai riwayat perjalanan yang menggunakan angkutan umum. Mereka ada yang menggunakan bus dan harus menunggu di terminal dan ada juga yang menggunakan angkutan dalam kota.

“Jadi sebagian ada yang terpapar di tempat umum, karena menggunakan angkutan umum. Hal ini disebabkan masih ada masyarakat yang tidak tertib menerapkan protokol kesehatan, seperti penggunaan masker,” tuturnya.

Terkait kedisipilinan penerapan protokol kesehatan, Pemkab Kebumen sebenarnya sudah mengeluarkan perbub yang harus dipatuhi. Bupati Kebumen, Yazid Mahfudz, mengatakan, Perbup nomor 68 Tahun 2020 tentang pencegahan penularan Covid-19 sudah diberlakukan mulai tanggal 24 Agustus 2020.

Perbup tersebut antara lain mengatur tentang keharusan untuk menerapkan physical distancing dan social distancing, kewajiban menggunakan masker, pembatasan waktu kegiatan masyarakat, penerapan kebiasaan cuci tangan dan penggunaan disinfektan hingga pelaksanaan kegiatan di tempat umum serta perlakuan terhadap pendatang.

“Dalam perbup juga diatur tentang adanya sanksi administratif bagi yang melanggar, diharapkan dengan adanya perbup tersebut, masyarakat Kebumen lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan di era new normal ini,” kata Bupati.

Sementara itu, dengan adanya penambahan 30 kasus baru positif Covid-19, sampai hari ini total jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kebumen mencapat 246 orang. Dari jumlah tersebut, 72 orang masih dalam perawatan dan isolasi, 6 orang meninggal dunia dan 168 orang dinyatakan sembuh.

“Kita telah melakukan analisa dan pengkajian, melihat kondisi di lapangan, maka kemungkinan besar kasus positif Covid-19 masih berpotensi untuk bertambah. Sehingga dalam fase adaptasi kebiasaan baru saat ini, harus diterapkan protokol kesehatan secara ketat. Tim  pendisiplinan protokol pencegahan penularan Covid-19 yang telah terbentuk harus lebih gencar melakukan sosialiasasi dan monitoring di lapangan,” tegasnya.

Lihat juga...