Kasus Covid-19 di Kebumen, Mengkhawatirkan

Editor: Koko Triarko

Koordinator Humas Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kebumen, Cokro Aminoto di kantornya, Minggu (20/9/2020). -Foto: Hermiana E. Effendi

KEBUMEN – Dalam dua hari terakhir, kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kebumen bertambah 30 orang. Penambahan yang cukup banyak ini mengkhawatirkan, sebab saat ini Kebumen juga sedang menggelar pilkada, yang dipastikan akan banyak kerumunan massa.

Koordinator Humas Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kebumen, Cokro Aminoto, mengatakan hari ini pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah 16 orang. Dan, sehari sebelumnya juga ada penambahan kasus positif sebanyak 14 orang.

“Jadi dalam dua hari ini, ada penambahan kasus Covid-19 sebanyak 30 orang. Ini tentu harus disikapi secara sangat serius, karena kemungkinan penambahan masih besar, terlebih saat ini sedang ada pilkada,” jelasnya, Minggu (20/9/2020).

Lebih lanjut Cokro Aminoto mengatakan, dari 16 kasus penambahan hari ini, 8 orang di antaranya memiliki riwayat kontak dengan salah satu santri pondok pesantren yang sebelumnya sudah dinyatakan positif Covid-19. Sedangkan 8 orang positif lainnya, memiliki riwayat perjalanan dari Yogyakarta.

Untuk penambahan 14 kasus pada hari sebelumnya, menurut Cokro Aminoto, sebagian besar juga karena melakukan kontak dengan pendatang di lingkungan pondok pesantren.

“Banyaknya penambahan kasus positif Covid-19 ini karena masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam hal penerapan protokol kesehatan, terutama dalam penggunaan masker dan menjaga jarak. Ada juga pasien positif Covid19, yaitu TRS (36), laki-laki yang terkonfirmasi positif saat yang bersangkutan mengurus surat keterangan sehat di Puskesmas sebagai persyaratan, karena akan pergi ke Jakarta. Saat diperiksa, yang bersangkutan justru diketahui positif Covid-19,” terangnya.

Dengan adanya penambahan 30 kasus positif tersebut, maka sampai hari ini total jumlah positif Covid-19 di Kabupaten Kebumen sudah menembus 345 orang.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kebumen, dr. Dwi Budi Satrio, mengatakan, saat ini jumlah pasien positif yang masih menjalani perawatan di beberapa rumah sakit cukup banyak, yaitu ada 97 orang. Jumlah tersebut merupakan angka terbesar sepanjang pandemi di Kebumen. Karenanya, ia meminta agar masyarakat lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Berbagai upaya terus dilakukan Pemkab Kebumen untuk menekan penambahan kasus positif Covid-19. Di antaranya gencar melakukan sosialisasi protokol kesehatan dengan melibatkan berbagai unsur, seperti tokoh masyarakat, tokoh agama hingga TNI dan Polri. Serta tim pendisiplinan protokol pencegahan Covid-19 yang terus melakukan patroli pada wilayah timur, tengah dan barat Kebumen.

“Namun, semua upaya yang dilakukan tim, tidak akan ada artinya jika masyarakat tetap tidak mematuhi protokol kesehatan. Jadi, untuk mencegah penyebaran Covid-19 ini, dibutuhkan kesadaran semua pihak, terutama masyarakat Kebumen,” pungkasnya.

Lihat juga...