Kejaksaan Kepri Musnahkan 532,9 Ton Bahan Peledak Jenis Amonium Nitrat

Pemusnahan 532,9 ton amonium nitrat di halaman belakang kantor Kanwil DJBC Khusus Kepri di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, Rabu (9/9/2020) – Foto Ant

KARIMUN – Sebanyak 532,9 ton bahan peledak jenis amonium nitrat di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. Pemusnahan dilakukan dengan cara dimasukkan ke dalam lubang galian, dan disiram air hingga larut

Cairan tersebut kemudian ditimbun dengan tanah, agar senyawa aktifnya hilang. Pemusnahan dipimpin Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kepri, Sudarwidadi, dan disaksikan segenap unsur pimpinan FKPD. Pemusnahan dilakukan di halaman belakang kantor Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Khusus Kepri, di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, Rabu (9/9/2020).

Kajati Kepri menyatakan, bahan peledak tersebut merupakan barang bukti hasil penindakan hukum dari sepuluh perkara, yang ditangani instansi Bea dan Cukai sejak 2012. Rincian tiga perkara dari Kota Tanjung Pinang, dan tujuh perkara dari Kabupaten Karimun. “Perkaranya sudah ditindaklanjuti Kejari Tanjungpinang dan Kejari Karimun hingga ke meja persidangan, dan telah berkekuatan hukum tetap, sehingga bisa dimusnahkan,” ungkap Sudarwidadi.

Sebelum dilakukan pemusnahan, barang bukti tersebut sempat dilelang. Namun dalam prosesnya mengalami kendala harus mencari pembeli. Kemudian masih ada peraturan Kapolri No.17/2017, tentang perizinan, pengaman, pengawasan dan pengendalian bahan peledak komersial. “Dengan berbagai faktor dan pertimbangan serta dari hasil pertemuan dengan pihak-pihak yang berkompeten, akhirnya amonium nitrat ini diputuskan untuk dimusnahkan,” tegasnya.

Kepala Kanwil DJBC Khusus Kepri, Agus Yulianto, mengaku khawatir jika barang bukti ini tidak segera dimusnahkan. Hal tersebut berkaca dari peristiwa ledakan di Beirut, Lebanon, yang dipicu meledaknya amonium nitrate. “Kalau amonium nitrat ini meledak, Pulau Karimun bisa tenggelam,” imbuhnya.

Selama ini, ratusan ton amonium nitrat tersebut dititip di gudang Bea dan Cukai, karena Kejari Karimun tidak memiliki gudang penyimpanan. (Ant)

Lihat juga...