Klaster Ziarah, 130 Warga Desa Cikembulan Jalani Tes Swab

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BANYUMAS — Sebanyak 15 orang warga Grumbul Ciroyom, Desa Cikembulan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas dinyatakan positif Covid-19, setelah mereka melakukan ziarah ke Kebumen. Guna memutus penyebaran, hari ini, Jumat (25/9/2020), ada 130 warga yang dilakukan swab test.

Kepala Desa Cikembulan, Agus Wijaya di lokasi swab test, Jumat (25/9/2020) (FOTO : Hermiana E.Effendi)

Kepala Desa Cikembulan, Agus Wijaya mengatakan, total ada 80 warga desa yang mengikuti acara ziarah.

“130 warga ini merupakan hasil tracing kita terhadap kontak dekat dengan para peziarah,” katanya di sela-sela swab test yang dilakukan di halaman Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Cikembulan.

Lebih lanjut Agus menjelaskan, ziarah dilakukan pada tanggal 11 September lalu dan kepergiatan rombongan peziarah ini tanpa sepengetahuan pihak desa. Menurut Agus, warga desanya memang rutin melakukan ziarah, setiah setahun sekali. Namun, dalam situasi pandemi seperti sekarang ini, sebenarnya pihak desa tidak mengizinkan.

Kegiatan ziarah ini baru diketahui, setelah pihak desa mendapat pemberitahuan dari puskesmas setempat bahwa ada warga desa yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Jadi sepulang ziarah ada warga yang merasa kurang sehat, ia memeriksakan diri ke puskesmas dan oleh pihak puskesmas dilakukan swab test, ternyata positif Covid-19. Pihak puskesmas kemudian menghubungi kami dan dari pemberitahuan tersebut, kami baru tahu tentang kegiatan ziarah tersebut,” jelasnya.

Selanjutnya pihak desa melakukan pendataan siapa saja yang ikut. Ternyata ada 80 orang yang mengikuti kegiatan ziarah dan dua orang diantaranya mengalami sakit dan dinyatakan positif Covid.

“Kemarin sudah ada 15 orang lagi yang dilakukan swab test dan 13 di antaranya dinyatakan positif, sehingga total yang positif ada 15 orang,” katanya.

Sebanyak 13 orang yang positif tersebut, lanjut Agus, merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG) dan mereka sudah dijemput oleh petugas tadi malam untuk dilakukan karantina khusus. Sedangkan yang dua orang positif dan dalam kondisi sakit, sudah menjalani perawatan di rumah sakit.

Sementara itu, Camat Pekuncen, Parsono mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas untuk melakukan penyemprotan disinfektan di sekitar rumah para peziarah.

“Kita juga sudah melakukan lockdown lokal di Grumbul Ciroyom, Desa Cikembulan sebagai upaya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, kurang lebih ada 9 RT,” pungkasnya.

Lihat juga...