Kondisi Pandemi, Banyak Anggota ‘Modal Kita’ Menunggak

Editor: Makmun Hidayat

MALANG — Kondisi pandemi Covid-19 yang terjadi hingga saat ini sangat berdampak pada kemampuan para anggota Modal Kita Koperasi Unit Desa (KUD) Suluh Sejahtera Mandiri di DCMLDesa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Kedungkandang, Malang, Jawa Timur, untuk membayar angsuran pinjamannya. Bahkan banyak dari mereka yang menunggak pembayaran angsuran 2-4 bulan.

Hal ini diakui Ketua Kelompok Modal Kita Sejahtera Abadi, Sulasmi. Disebutkan, dari total 93 anggota, ada sekitar 10-20 anggotannya yang menunggak.

“Tidak ada yang mulus, apalagi pada awal-awal pandemi pasti ada anggota yang menunggak,” akunya, Selasa (8/9/2020).

Menurutnya, sebagai pengurus kelompok ia mengetahui persis kondisi yang terjadi di lapangan. Banyak usaha dari para anggotanya yang mengalami kesulitan akibat kondisi pandemi. Anggota yang menunggak rata-rata yang mengajukan pinjaman Rp2 juta.

“Bahkan pernah ada salah satu anggota yang datang ke saya sambil menangis. Mereka mengaku keluarganya belum makan karena tidak mampu membeli beras. Kemudian saya tersentuh dan saya beri uang untuk membeli beras,” ceritanya.

“Kalau nanti pada akhirnya dia tidak mampu untuk membayar tunggakan, itu adalah tanggung jawab saya sebagai ketua kelompok,” ucapnya.

Lebih lanjut disampaikan Sulasmi, guna menyelesaikan masalah tunggakan tersebut, ia bersama pengurus melakukan pendekatan secara kekeluargaan dengan mendatangi rumah anggota yang memiliki tunggakan.

“Kami datang ke rumah anggota sambil diupayakan bertemu dengan suami mereka. Sebab selama ini ada dari suami yang tidak tau kalau istrinya memiliki pinjaman ke Modal Kita,” ujarnya seraya menandaskan dirinya ingin ada transparansi supaya bisa membantu (koperasi-red.) untuk pembayaran angsuran yang lebih lancar.

Namun demikian, untuk saat ini kondisinya sudah berangsur-angsur normal. Para anggota sudah mulai ada yang bisa membayar angsuran kembali semampu mereka.

“Kami tidak bisa memaksa mereka harus membayar angsuran sekian-sekian karena melihat kondisi saat ini. Yang penting mereka ada itikad baik untuk mengangsur kembali,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Unit Modal Kita Koperasi Suluh Sejahtera Mandiri, Sufi Chusnianingsih, mengakui banyak anggota kelompok Modal Kita yang kesulitan membayar tunggakan selama masa pandemi.

“Hampir setiap kelompok pasti ada anggotanya yang menunggak. Apalagi yang sudah mengajukan pinjaman kedua atau ketiga,” sebutnya.

Namun demikian pihaknya terus berkomunikasi dengan pengurus kelompok untuk merundingkan cara yang terbaik untuk menyelesaikan masalah tersebut. Jangan sampai pengurus menagih secara kasar ke anggota, tapi harus bisa dibicarakan secara kekeluargaan.

“Jadi ke anggota itu kami bicara pelan-pelan permasalahannya apa, kendalanya apa. Kita posisikan diri kita seperti mereka. Kemudian kita pikirkan solusinya bareng-bareng, supaya nanti angsurannya bisa berjalan lagi,” pungkasnya.

Lihat juga...