Koperasi Cipta Agung Mandiri Bantu Warga Kembangkan Desa Wisata

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

MAJALENGKA — Koperasi Cipta Agung Mandiri sebagai motor penggerak program Desa Cerdas Mandiri Lestari Bantaragung, terus berupaya memaksimalkan potensi pariwisata yang ada di desa Bantaragung, Majalengka, Jawa Barat, untuk kesejahteraan seluruh warga.

Manager Umum Koperasi Cipta Agung Mandiri, Heriyanta. Foto: Jatmika H Kusmargana

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan membantu sejumlah kelompok warga dalam mengembangkan objek-objek wisata berbasis masyarakat. Bantuan ataupun pendampingan koperasi itu dilakukan secara menyeluruh. Baik itu terkait modal, perijinan, peningkatan kualitas SDM.

“Dalam mengembangkan objek wisata di Bantaragung, kita menjalin kerjasama dengan kelompok-kelompok warga di sekitar lokasi. Mulai dari membantu mengurus ijin, memberikan pelatihan-pelatihan kepariwisataan, hingga membantu modal jika diperlukan,” ujar Manager Umum Koperasi Cipta Agung Mandiri, Heriyanta.

Selain meningkatkan kapasitas warga sekalu pengelola objek wisata, pendampingan koperasi itu juga diharapkan dapat mendorong munculnya kesadaran dan kepedulian warga untuk mengelola dan merawat objek wisata di sekitar mereka. Mengingat desa Bantaragung memiliki banyak potensi wisata yang bisa dikembangkan.

“Desa Bantaragung sebenarnya memiliki banyak potensi wisata. Namun belum dikelola secara maksimal. Di antaranya seperti kawasan wisata Batu Semar, berupa tempat pemantauan Gunung Ciremai, dengan view pemandangan indah. Lalu ada areal persawahan terasering, hingga air terjun,” ungkapnya.

Karena memiliki banyak lokasi wisata potensial, Desa Bantaragung sendiri saat ini telah ditetapkan pemerintah setempat sebagai Kawasan Desa Wisata. Hal itu tak lepas karena memenuhi kelengkapan potensi wisata, baik itu alam, sejarah religi, hingga budaya dan edukasi.

Sebagaimana diketahui tahun 2018 lalu Yayasan Damandiri menetapkan desa Bantaragung, Majalengka, Jawa Barat, sebagai Desa Cerdas Mandiri Lestari. Melalui Koperasi Cipta Agung Mandiri yang didirikan, Yayasan Damandiri, berupaya membantu masyarakat memaksimalkan potensi desa mereka.

Selain menggelontorkan dana pinjaman usaha hingga mencapai Rp1,3 m lebih, program DCML juga rutin mengelar berbagai pelatihan dan pemberdayaan baik itu di bidang ekonomi, kesehatan, lingkungan hingga pendidikan.

Lihat juga...