Koperasi di DCML Trirenggo Usulkan 1079 UKM Terima Bantuan

Editor: Makmun Hidayat

YOGYAKARTA — Koperasi Gemah Ripah binaan Yayasan Damandiri di Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Trirenggo, Bantul, tak tinggal diam dalam membantu warganya di masa pandemi Covid-19 ini. Sebanyak 1079 UKM diusulkan menerima bantuan modal.

Sebagai upaya memininalisir dampak Covid-19, Koperasi yang menjadi motor penggerak ekonomi desa ini aktif membantu para pelaku UKM di DCML Trirenggo dalam mengakses bantuan dari pemerintah.

Manager Umum Koperasi Gemah Ripah Trirenggo, Ambyah, mengatakan pihaknya telah mendaftar seluruh UKM di Trirenggo yang terdampak Covid-19, untuk diusulkan mendapatkan bantuan modal UMKM dari pemerintah.

Menurut Ambyah, saat ini tercatat telah ada sebanyak 1079 UKM di Desa Trirenggo yang diusulkan mendapatkan bantuan modal dalam rangka menekan dampak Covid-19 bagi para pelaku UMKM tersebut.

“Saat ini sudah ada 1079 UKM yang kita usulkan mendapat bantuan subsidi Covid-19. Mereka seluruhnya merupakan UKM di Desa Trirenggo yang terkena dampak Covid-19,” ujar Ambyah Rabu (16/9/2020).

Ambyah sendiri mengaku masih akan mendata lebih lanjut UKM di desa Trirenggo. Hal itu dilakukan untuk mencegah jika ternyata masih ada UKM yang belum terdata dan belum diusulkan mendapatkan bantuan dari pemerintah.

“Bantuan modal di masa pendemi seperti sekarang ini sangat diperlukan bagi para pelaku UKM. Karena mayoritas UKM pasti terdampak Covid-19, yang mengakibatkan penurunan omzet maupun penghasilan mereka,” katanya.

Adanya bantuan modal dari pemerintah ini diharapkan akan mampu meningkatkan daya tahan UKM dalam menghadapi situasi sulit di masa pandemi. Sekaligus juga mencegah terhentinya kegiatan usaha yang dimiliki warga desa.

Sebagaimana diketahui pemerintah berencana menggulingkan program bantuan produktif bagi pelaku UMKM untuk menekan dampak Covid-19. Sebanyak 12 juta UMKM di seluruh Indonesia ditargetkan mendapatkan bantuan senilai Rp2,4 juta. Program ini digulirkan sebagai bagian rencana pemulihan ekonomi nasional (PEN) selama pandemi Covid-19.

Lihat juga...