Koperasi Sahabat Damandiri Samiran Catatkan SHU Sebanyak Rp252 juta

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BOYOLALI — Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran, Selo, Boyolali, Jawa Tengah, mencatatkan Sisa Hasil Usaha (SHU) hingga mencapai Rp252 juta sepanjang 2019. Hal itu terungkap dalam laporan pertanggungjawaban pengurus dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun buku 2019 berlokasi di desa setempat Selasa (22/09/2020).

Manager Umum Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran, Bayu Pramana. Foto: Jatmika H Kusmargana

Jumlah SHU yang berhasil didapatkan Koperasi binaan Yayasan Damandiri itu diketahui meningkat sebesar 68 persen atau sebesar Rp103 juta dibandingkan tahun sebelumnya. Pasalnya untuk tahun 2018, besaran SHU Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran tercatat berkisar di angka Rp150juta.

“Untuk SHU unit Tabur Puja atau Modal Kita pada tahun 2019 masih minus, karena simpan kegiatan pinjam baru jalan selama 2 tahun. Sehingga uang yang diputar belum bisa maksimal. Karena itu langkah kita pada tahun 2020 ini adalah mengupayakan pencarian bisa mencapai Rp3 milyar,” ujar Manager Umum Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran, Bayu Pramana.

Dalam laporannya, Bayu sendiri menyebutkan Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran mendapatkan gelontoran dana dari Yayasan Damandiri hingga mencapai Rp3 milyar. Namun hingga 2019 hanya mampu terserap sebesar Rp1,4 milyar. Hal itu dikarenakan Koperasi baru terbentuk sekitar 2 tahun. Sehingga jumlah anggota masih cukup kecil, yakni sebanyak 400 orang yang tersebar di 7 kelompok.

“SHU Koperasi paling besar bersumber dari unit-unit usaha di sektor pariwisata. Seperti homestay yang mampu memberi pemasukan ke koperasi mencapai Rp19 juta. Warung cafe yang memberi pemasukan mencapai Rp33 juta. Serta wisata taman bunga yang memberi pemasukan mencapai Rp187 juta,” paparnya.

Sementara itu, simpanan anggota koperasi hingga tahun 2019, tercatat berada di angka Rp22 juta. Terdiri dari simpanan pokok sebesar Rp15 juta serta simpanan wajib sebesar Rp7,9 juta. Sedangkan nilai aset Koperasi hingga tahun 2019 dilaporkan mencapai Rp929 juta. Jumlah itu tumbuh sekitar 34 persen atau meningkat Rp 223 juta dari tahun sebelumnya yang hanya Rp696 juta.

“Untuk nilai aset simpan pinjam mencapai Rp2,6 miliar.  Tumbuh sekitar Rp 1,7 m dari nilai aset tahun sebelumnya yang berada di kisaran Rp825jt,” pungkasnya.

Lebih lanjut dijelaskan, SHU senilai Rp252 juta itu selanjutnya akan disalurkan sesuai ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran.

Lihat juga...