KPU Jateng: Pendaftaran Bapaslon di 21 Kabupaten/Kota Mulai Jumat

Editor: Makmun Hidayat

SEMARANG — KPU Jawa Tengah menyebutkan pendaftaran bakal pasang calon (bapaslon), dalam pemilihan kepala daerah serentak 2020 di 21 kabupaten/kota, mulai dibuka pada Jumat hingga Minggu, 4-6 September 2020.

“Pendaftaran bakal paslon di 21 kabupaten/kota pelaksana Pilkada Jateng 2020, sudah dibuka mulai Jumat (4/9) mendatang. Kita persilakan untuk parpol atau gabungan parpol, bisa mendaftarkan bakal paslon yang diusung,” papar Ketua KPU Jateng, Yulianto Sudrajat di Semarang, Kamis (3/9/2020).

Sementara, terkait adanya potensi daerah yang dalam pilkada akan melawan kotak kosong, Sudrajat tidak menampik hal tersebut, namun pihaknya tetap akan menunggu hingga proses pendaftaran berakhir.

“Pilkada melawan kotak kosong bisa saja terjadi, ketika tidak ada bakal paslon lain yang mendaftar dan ditetapkan. Nantinya dalam pelaksanaan pilkada, paslon tunggal tersebut akan melawan kotak kosong,” lanjutnya.

Sejauh ini, potensi pilkada paslon tunggal dengan melawan kotak kosong, bisa terjadi di Kota Semarang, Kabupaten Grobogan, Sragen, Boyolali, Wonosobo, dan Kebumen.

Sementara, mengenai kesiapan tahapan pendaftaran bakal paslon di 21 kabupaten/kota, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pihak terkait, yang akan terlibat dalam tahapan tersebut. Termasuk dalam proses pemeriksaan kesehatan bakal paslon, yang menjadi salah satu syarat pencalonan.

“Tahapan pemeriksaan kesehatan, akan melibatkan sejumlah tenaga ahli dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), HIMPSI (Himpunan Psikolog Indonesia ) Jateng, hingga Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jateng. Pelaksanaan pemeriksaan dilakukan di rumah sakit tipe A di Jateng, yakni RSUP Dr. Kariadi Semarang, RSUD Dr. Moewardi Surakarta dan RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten,” tandasnya.

Sementara, anggota KPU Jateng Divisi Teknis, Putnawati menambahkan, pihaknya juga sudah sosialisasi terkait syarat calon dan syarat pencalonan melalui Partai Politik di wilayah Jateng.

“Hasil koordinasi di tingkat Provinsi kemudian dilanjutkan dengan koordinasi oleh 21 KPU Kabupaten/ Kota, bersama pihak atau instansi terkait di wilayahnya masing-masing,” terangnya.

Pelaksanaan pendaftaran paslon, akan berpedoman pada Peraturan KPU No. 9 Tahun 2020, sementara untuk menjaga keamanan dan keselamatan, seluruh proses pendaftaran  diwajibkan untuk memperhatikan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19, sesuai dengan Peraturan KPU No. 10 Tahun 2020.

“Sebelum masa pendaftaran, kita juga minta bakal paslon untuk melakukan pemeriksaan Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) atau swab test. Hasilnya ini juga nanti dilampirkan pada saat pendaftaran,” tandasnya.

Sejauh ini, sejumlah KPU kabupaten/kota juga sudah menggelar simulasi pendaftaran paslon dengan penerapan protokol kesehatan. Di antaranya di Wonosobo, Sukoharjo dan Kabupaten Semarang.

“Dengan demikian, KPU Jateng menyampaikan bahwa 21 KPU Kabupaten/ Kota penyelenggara Pilkada Jateng, sudah siap untuk melaksanakan tahapan pendaftaran paslon,” pungkasnya.

Lihat juga...