KSU Derami Padang Tambah Dua Kelompok ‘Modal Kita’

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PADANG – Setelah mendirikan dua kelompok Modal Kita di sejumlah daerah di Kota Padang, Sumatera Barat pada Agustus 2020 kemarin, Koperasi Serba Usaha (KSU) Dewantara Ranah Minang (Derami) Padang kembali mendirikan dua kelompok lagi.

Manajer Umum Modal Kita KSU Derami Padang, Margono Okta, mengatakan, dua kelompok baru itu akan didirikan pada September 2020 ini. Daerah yang menjadi lokasi didirikannya kelompok baru itu yakni Kecamatan Bungus Teluk Kabung.

Di daerah itu, merupakan kawasan yang berada di sepanjang garis pantai Samudera dan perekonomian masyarakat selain nelayan juga bergerak di bidang usaha pelaku usaha mikro karena terdapat sejumlah tempat objek wisata.

“Di sana juga ada objek wisata. Jadi banyak usaha rakyat yang tumbuh di sana. Nah kita menyasar usaha seperti itu, dan berpotensi untuk dikembangkan,” ujar Meno, sapaannya ketika dihubungi dari Padang, Kamis (3/9/2020).

Menurutnya kawasan Bungus Teluk Kabung itu jika melihat ke arah Timur, maka akan banyak hamparan sawah. Potensi-potensi seperti itu jika dinilai sangat potensial untuk dikembangkan bersama pinjaman modal usaha dari Modal Kita di KSU Derami Padang.

Ia mengakui selama ini di daerah Bungus Teluk Kabung ini belum pernah dijangkau oleh KSU Derami Padang, karena jarak kantor dengan kecamatan yang berbatasan dengan Kabupaten Pesisir Selatan itu sangatlah jauh.

“Agustus lalu di kecamatan yang sama telah ada satu kelompok yang baru. Ternyata informasi tersebar dari satu kelompok, jadi masuklah dua kelompok baru atas dasar masyarakat setempat,” jelasnya.

Meno mengaku tidak mempersoalkan jarak yang terjauh, karena ada strategi yang bisa dilakukan untuk bisa meminimalisir biaya Asisten Kredit (AK) saat turun ke lapangan. Dimana hari KAS untuk kelompok di sana disamakan saja, artinya hanya perlu satu kali jalan untuk menuju Bungus Teluk Kabung tersebut.

“Hari kasnya satu kali satu minggu. Nah dikarenakan jauh, hari kas untuk 3 kelompok nantinya direncanakan disamakan saja yakni di hari Rabu. Ini rencana, jika ada perubahan mungkin soal lalu lintas AK nantinya,” ungkapnya.

Meni menjelaskan dengan  menjangkau daerah itu juga merupakan upaya KSU Derami untuk menjangkau daerah pinggiran kota. Sebab daerah pinggiran kota dapat dikatakan tidak begitu merasakan dampak dari pandemi Covid-19.

“Kita harus melebarkan sayap dan melihat peluang yang ada. Kalau di kawasan perkotaan, sekarang itu bisa dikatakan cukup sulit berkembang perekonomian UMKM. Karena kawasan perkotaan sangat merasakan betul dampak dari Covid-19 ini,” katanya.

Sementara itu Ketua KSU Derami Padang, Gusti Ayu Ratniati, mengatakan, Modal Kita atau Tabur Puja dulu itu kini terus bergerak secara baik. Penambahan kelompok adalah bentuk pengembangan, sehingga secara finansial Modal Kita ini terus menguntungkan.

“Kami dari koperasi tentu sangat mendukung adanya pergerakan positif dari Modal Kita. Artinya kini Modal Kita dalam kondisi yang baik,” ucap dia.

Lihat juga...