KUD di DCML Pasarean Bogor Rintis Usaha ‘Warung Kita’

Editor: Makmun Hidayat

Manager Umum KUD Kartini Mandiri Lestari, Hamidah. Foto: Jatmika H. Kusmargana/HO

BOGOR — KUD Kartini Mandiri Lestari yang merupakan koperasi binaan Yayasan Damandiri dalam waktu dekat ini berencana mendirikan unit usaha baru yakni Warung Kita di Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Pasarean, Pamijahan, Bogor, Jawa Barat. 

Warung grosir sekaligus retail ini diharapkan mampu menjadi solusi penyediaan bahan baku murah bagi seluruh warga desa yang terletak di sebelah utara lereng Gunung Salak ini.

Manager Umum KUD Kartini Mandiri Lestari, Hamidah, menyebut pihaknya saat ini telah menggandeng salah satu konsultan yang bergerak di bidang retail dan grosir untuk membantu pendirian Warung Kita di Desa Cerdas Mandiri Lestari Pasarean ini.

“Saat ini kita masih mencari lokasi yang tepat. Sekaligus menyusun strategi perencanaan, baik itu terkait pengelolaan atau manajemen, jenis-jenis dagangan dan sebagainya,” ungkapnya belum lama ini.

Menurut Hamidah alasan dibukanya unit usaha koperasi berupa warung grosir sekaligus retail ini adalah karena banyak anggota koperasi yang berprofesi sebagai pedagang. Sehingga warga yang telah menjadi anggota koperasi bisa mendapatkan kemudahan akses dalam memenuhi kebutuhan bahan baku mereka.

“Desa Pasarean ini terletak tak jauh dari sejumlah lokasi wisata. Meski sejumlah lokasi wisata itu berada di desa lain, namun untuk menuju ke sana harus melewati Desa Pasarean. Dengan kata lain desa Pasarean adalah pintu masuk para wisatawan. Sehingga banyak warga berprofesi sebagai pedagang. Baik itu pedagang minuman, warung makan, oleh-oleh dan sebagainya,” jelasnya.

Selama ini warga dikatakan harus membeli berbagai kebutuhan bahan baku di desa lain. Sementara di Desa Pasarean sendiri belum banyak toko retail atau grosir semacam ini. Kalaupun ada, toko-toko semacam ini didominasi oleh mart-mart modern bermodal besar yang dimiliki warga luar daerah.

“Yang kita inginkan itu warga bisa memiliki kesadaran untuk membeli di koperasi. Karena sebenarnya koperasi ini kan milik para warga yang telah menjadi anggota. Dengan membeli kebutuhan di koperasi berarti warga telah ikut serta membesarkan koperasi. Keuntungan yang diperoleh koperasi nantinya toh juga akan dikembalikan kepada warga khususnya anggota,” bebernya.

Sebagaimana diketahui sejak tahun 2018 lalu, Yayasan Damandiri menetapkan Desa Pasarean sebagai Desa Cerdas Mandiri Lestari. Melalui program tersebut, Yayasan Damandiri berupaya mengatasi persoalan sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat lewat koperasi.

Selain mendirikan KUD Kartini Mandiri Lestari sebagai motor penggerak berbagai program, Yayasan Damandiri juga menggelontorkan dana hingga mencapai Rp2,5 miliar lebih untuk membantu perekonomian warga. Itu belum termasuk pemberdayaan lain baik itu di bidang kesehatan, lingkungan maupun pendidikan.

Lihat juga...