KUD Mandiri Lestari Sejahtera Desa Madura Perketat Penyaluran Modal Kita

Editor: Koko Triarko

Ketua KUD Mandiri Lestari Sejahtera, Puji Heri Santoso di Cilacap, Minggu (20/9/2020). -Foto: Hermiana E. Effendi

CILACAP – Penyaluran bantuan usaha Modal Kita selama pandemi Covid-19, diperketat. KUD Mandiri Lestari Sejahtera di Desa Madura, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap melakukan seleksi ketat terhadap calon penerima bantuan kredit.

Ketua KUD Mandiri Lestari Sejahtera, Puji Heri Santoso mengatakan, seleksi tersebut meliputi perkembangan usaha hingga karakter calon penerima kredit. Hal tersebut dilakukan sebagai antisipasi macetnya angsuran Modal Kita.

“Dari sekian banyak pengajuan yang masuk dilakukan seleksi secara ketat, terutama dari karakter orang yang mengajukan pinjaman, kemudian bidang usahanya, apakah masih berjalan dengan lancar atau terdampak pandemi parah,” jelasnya, Minggu (20/9/2020).

Bagi unit usaha yang masih berjalan, akan diberikan bantuan pinjaman untuk suntikan modal. Mengingat selama pandemi, banyak pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang mengaku modal usaha terpakai untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Pihak koperasi juga melakukan evaluasi untuk memilah para nasabah yang rajin mengangsur, meskipun hanya sebagian dari nilai angsuran. Sehingga dalam penyaluran bantuan kredit selanjutnya lebih terseleksi.

“Sampai sekarang angsuran yang macet mencapai 50 persen lebih. Karena itu kita akan sangat selektif untuk penyaluran bantuan kredit selanjutnya,” kata Puji Heri.

Menurut Puji Heri, besarnya angsuran yang macet sebagai dampak dari pandemi Covid-19 ini, cukup mengganggu karena pemasukan koperasi jauh berkurang dan perputaran uang juga terhenti.

“Kita selalu sampaikan kepada para nasabah, jika mempunyai uang lebih, sebaiknya angsuran dibayarkan, meskipun hanya separuh. Misalnya, angsuran Rp100.000, bisa dibayarkan Rp100.000 terlebih dahulu atau Rp50.000, yang penting ada pembayaran. Hal ini juga supaya ke depannya nasabah tidak terlalu berat untuk melunasi angsuran, karena banyaknya tunggakan,” terangnya.

Penyaluran bantuan kredit Modal Kita melalui KUD Mandiri Lestari Sejahtera, sempat dihentikan pada April lalu. Namun penghentian tersebut hanya berlangsung sekitar dua bulan. Pada pertengahan Juli 2020, koperasi mulai kembali menyalurkan Modal Kita.

Sementara itu, salah satu nasabah Modal Kita, Misdi, warga Dusun Babakan, Desa Madura, mengatakan, sejak pandemi ini usahanya yaitu produksi telur asin menurun dratis, sehingga untuk membayar angsuran ia juga kesulitan. Bahkan, beberapa kali ia sempat berhenti produksi telur asin karena kesulitan bahan baku.

“Setiap bulannya saya harus membayar angsuran pinjaman Modal Kita Rp302.000. Selama ini angsuran pinjaman berjalan lancar. Namun sejak pandemi ini, usaha saya terdampak, sehingga tidak bisa membayar angsuran,” tuturnya.

Lihat juga...