KUR Syariah Diharap Jadi Solusi Majukan Sektor UMKM

Editor: Makmun Hidayat

JAKARTA — Direktur Bisnis Ritel & Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi mengatakan, pandemi Covid-19 menyebabkan banyak sektor yang terdampak, khususnya di bidang perekonomian. Sehingga semua elemen perlu melakukan upaya-upaya yang lebih maksimal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Salah satu upaya yang dilakukan BNI Syariah adalah penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) BNI iB Hasanah. “Kami berharap KUR syariah ini bisa menjadi solusi untuk memajukan perekonomian khususnya di sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM),” ujar Iwan pada acara webinar BNI Syariah di Jakarta, Kamis (3/9/2020).

Sehingga KUR ini, lanjutnya, bisa memperluas akses pembiayaan kepada usaha produktif, meningkatkan kapasitas daya saing UMKM dan penyerapan tenaga kerja.

“Terpenting lagi dapat membantu menyukseskan program pemerintah  untuk peningkatan kesejahteraan dan perekonomian rakyat,” tandasnya.

Hal ini menurutnya, sejalan dengan  corporate strategy BNI Syariah yaitu embracing new opportunities, yakni sebut dia, di mana pihaknya siap meraih peluang-peluang baru untuk meningkatkan pertumbuhan bisnis.

Dalam penyaluran KUR syariah tahun 2020 ini, pihaknya mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp700 miliar, dengan komposisi Rp350 miliar untuk KUR Mikro dan Rp350 miliar untuk KUR Kecil.

Penyaluran KUR ini dengan suku bunga sebesar 6 persen efektif per tahun atau margin anuitas/flat yang setara. Di mana penyalurannya menyasar beberapa sektor yaitu pertanian, perdagangan, industri, perternakan, perikanan, perkebunan, dan lainnya.

“Penyaluran KUR ini ditarget hingga Desember 2020, dan kami tetap memperhatikan unsur kehati-hatian sesuai prinsip syariah, dengan terus melakukan pemantauan,” terangnya.

Disampaikan dia, pada triwulan II 2020 pihaknya mencatat realisasi pembiayaan mikro sebesar Rp 1, 53 trilun, dan sampai akhir tahun diharapkan targetnya mencapai Rp 1,63 triliun.

Iwan berharap KUR syariah ini dapat membantu pengusaha mikro menghadapi kondisi perekonomian di tengah pandemi Covid-19.

Lihat juga...