Legalitas Kepemilikan Kisruh, Wisata Curug Bidadari Ditutup Pemkab Bogor

Kawasan Wisata Curug Bidadari di Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat – Foto Ant

BABAKANMADANG – Pemerintah Kabupaten Bogor, menutup kembali tempat wisata Curug Bidadari yang ada di Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kebijakan tersebut diambil karena dianggap belum memiliki aspek legalitas yang sah. “Obyek wisata Curug Bidadari terpaksa kami tutup sampai batas yang belum ditentukan, karena tidak memiliki alas hak yang jelas, dan berpotensi menimbulkan kerawanan sosial,” ungkap Camat Babakanmadang, Cecep Imam di Bogor, Jawa Barat, Minggu (13/9/2020).

Menurutnya, potensi kerawanan itu dibuktikan dengan banyaknya pihak yang mengklaim atas alas hak yang sah dari kawasan wisata tersebut. Salah satunya adalah PT Sentul City.

Wakil Kepala Administratur Perhutani Bogor, Asep menyebut, Curug Bidadari masuk ke kawasan area Perhutani. Hal itu berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 643/Menhut/VII/KUH-2012. Berdasarkan Kepmenhut tersebut, kawasan Curug Bidadari masuk ke dalam kawasan Gunung Hambalang yang memiliki luas 8.000 hektare.

Sementara itu, mantan Komisaris PT ATK, Triyono, yang mengklaim sebagai pendiri kawasan Wisata Curug Bidadari belasan tahun silam, mengaku sebagai pemegang alas hak atas kawasan wisata itu. “Kawasan Wisata Curug Bidadari diresmikan oleh Bupati Bogor pada waktu itu,” kata Triyono.

Terpisah, Corporate Communications and Government Relations PT Sentul City Tbk, Alfian Mujani, mendukung langkah Pemerintah Kabupaten Bogor, untuk menutup sementara kawasan wisata air terjun di Desa Bojong Koneng tersebut. “Sebagai pemegang izin dan alas hak yang sah atas kawasan Curug Bidadari, tentu kami mendukung langkah pemerintah daerah Kabupaten Bogor menutup kawasan wisata air terjun itu,’’ kata Alfian. (Ant)

Lihat juga...