Masa Pandemi, Bulog Lebak-Pandeglang Serap Gabah Petani Rp85 Miliar

LEBAK  – Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Kabupaten Lebak-Pandeglang menyerap gabah hasil panen petani hingga senilai Rp85 miliar untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi COVID-19.

“Dengan penyerapan gabah itu dipastikan nilai tukar ekonomi petani juga meningkat,” kata Kepala Divisi Regional (Divre) Perum Bulog Lebak-Pandeglang, Meita Novariani, di Lebak, Selasa.

Perum Bulog kini paradigmanya memiliki tanggung jawab untuk penyerapan gabah hasil panen petani sehingga dapat menggerakkan pertumbuhan ekonomi petani.

Selama ini, hasil penyerapan gabah petani jika dikalkulasikan dalam bentuk beras sebanyak 9.000 ton lebih dengan nilai perguliran uang mencapai Rp85 miliar.

Artinya, kata dia, penyerapan gabah itu dipastikan dapat meningkatkan pendapatan ekonomi petani di tengah pandemi COVID-19.

“Kami yakin kehidupan ekonomi petani menjadi lebih baik dengan penyerapan gabah itu,” katanya.

Menurut dia, dari 9.000 ton lebih beras tersebut nantinya didistribusikan untuk keluarga penerima manfaat program keluarga harapan (KPM-PKH) juga cadangan-cadangan beras pemerintah (CBP).

Saat ini, persediaan beras itu disimpan di tiga gudang milik Perum Bulog dan sebagian sudah didistribusikan untuk KPM-PKH wilayah Lebak-Pandeglang.

Pendistribusian beras tersebut juga menyerap tenaga kerja hingga ratusan orang mulai pengemudi angkut hingga buruh bongkar muat.

“Kami komitmen menyerap gabah petani guna mendukung perekonomian nasional akibat dampak pandemi COVID-19,” katanya.

Sejumlah kelompok tani di Kabupaten Lebak, Banten, mengembangkan usaha pertanian pangan hingga kini menjadikannya sebagai andalan dalam mencukupi kebutuhan ekonomi keluarganya.

Bahkan, usaha pertanian pangan mampu menyekolahkan anak hingga perguruan tinggi juga bisa melaksanakan ibadah haji dan membangun rumah.

Selama ini, usaha pertanian padi sawah menjadi andalan ekonomi petani hingga mencapai Rp30 juta/hektare.

“Kami sangat terbantu ekonomi keluarga dari usaha pertanian padi sawah dengan ditampung oleh Perum Bulog,” kata Ketua Kelompok Tani Seberang Lor Desa Cikulur Kabupaten Lebak, Zaenal Abidin. (Ant)

Lihat juga...