Masih Ada 2.052 Pasien COVID-19 di Aceh Menjalani Perawatan

Petugas medis di ruang isolasi untuk pasien COVID-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Meutia, Aceh Utara, Aceh, Selasa (3/3/2020) – foto Ant

BANDA ACEH – Gugus Tugas Percepatan Pananganan (GTPP) COVID-19 Provinsi Aceh mencatat, masih ada 2.052 orang pasien terinfeksi virus corona di daerah tersebut, yang masih menjalani penanganan medis.

Jumlah tersebut, baik untuk pasien yang dirawat di rumah sakit rujukan ataupun menjalani proses isolasi mandiri. Juru bicara COVID-19 Aceh, Saifullah Abdulgani mengatakan, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Aceh, telah terjadi penambahan kasus baru sebanyak 68 orang. Jumlah penambahan tersebut merupakan akumukasi per-hari-ini. Sementara ada empat orang pasien positif dilaporkan meninggal dunia. “Hari ini bertambah 64 orang pasien positif COVID-19 yang menjalani perawatan, sehingga total pasien yang masih dirawat mencapai 2.052 orang,” kata Saifullah, Minggu (20/9/2020).

Dari 68 orang kasus baru, posisinya tersebar di wilayah Banda Aceh 21 orang, Aceh Besar 13 orang, Lhokseumawe 22 orang, dan warga luar daerah Aceh empat orang. Selanjutnya, warga Kota Sabang dan Gayo Lues, masing-masing tiga orang, serta warga Pidie dua orang. Sementara pasien yang meninggal dunia masing-masing dua orang asal Aceh Besar dan Banda Aceh. “Tidak ada penambahan pasien positif COVID-19 yang dinyatakan sembuh per hari ini,” kata Saifullah.

Secara kumulatif, pasien COVID-19 di Tanah Rencong telah mencapai 3.594 orang. Dengan 2.052 orang diantaranya masih dalam penanganan tim medis di rumah sakit rujukan atau menjalani isolasi mandiri. Sebanyak 1.408 orang telah dinyatakan sembuh, dan 134 orang meninggal dunia. (Ant)

Lihat juga...