Masih Ada Warga Hulu Sungai Selatan Kalsel Enggan Kenakan Masker

Pelanggar protokol kesehatan mendapatkan sanksi dari anggota Pol PP Kabupaten HSS – Foto Ant

BANJARMASIN – Petugas gabungan dari Kesatuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), TNI dan Polres Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, masih menemukan warga yang enggan mengenakan masker. Terbukti, pada kegiatan razia atau operasi yustisi protokol kesehatan menjaring 20 pelanggar.

Kepala Satpol PP HSS, H Iwan Friady mengatakan, para pelanggar kedapatan tidak tidak menggunakan masker, saat beraktivitas di fasilitas umum dan di area Pasar Los Batu. “Oleh petugas delapan orang diberi sanksi sosial yaitu menyapu jalan dan tujuh orang diberi sanksi menjadi juru kampanye (jurkam) imbauan COVID-19, serta lima orang lagi dikenai sanksi administratif masing-masing Rp50 ribu,” katanya, Senin (28/9/2020).

Berdasar hasil penerapan Peraturan Bupati (Perbup) No.44/2020, tentang Protokol Kesehatan selama hampir satu bulan, kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan sebenarnya semakin meningkat. Hal ini dapat dilihat dari semakin berkurangnya jumlah pelanggaran protokol kesehatan.

Diharapkan, ke depannya kepedulian masyarakat mengenai pentingnya mematuhi protokol kesehatan semakin baik. Penegakan Perbup HSS No.44/2020 tersebut berlaku sejak 1 September dan akan terus berlanjut hingga 30 September 2020.

Patroli gabungan bersama unsur TNI dan Polri serta beberapa OPD teknis lainnya terus dilakukan, guna penegakan perbup itu dilakukan baik siang dan malam. Patroli menyasar fasilitas umum, seperti Pasar Kandangan, Pasar Negara serta beberapa titik yang berpotensi menimbulkan kerumunan seperti cafe, warung, bahkan tempat olahraga. Selain di Kota Kandangan, penegakkan Perbup juga dilaksanakan serentak di kecamatan lainnya wilayah HSS. (Ant)

Lihat juga...