Menteri Edhy Tawarkan Akses Permodalan ke UMKM

Editor: Koko Triarko

AMBON  – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Edhy Prabowo, menawarkan akses permodalan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Ambon, Maluku, dan pelaku UMKM diminta bisa memanfaatkan permodalan itu melalui Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKM).

“Ini tolong dibantu pemasaran ya, enak juga ini. Ibu mau dibantu modal? Kalau mau tolong Pak Syarif (Direktur LPMUKP) ini dicatat,” kata Menteri Edhy, menyempatkan diri untuk singgah di tiga tenda pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui rilis yang diterima Cendana News, Selasa (1/9/2020).

Menteri Edhy, saat mengunjungi Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Ambon, berdialog dengan pemilik UMKM dan mengajak Gubernur Maluku, Murad Ismail, mencicipi abon ikan cakalang dan dendeng ikan cakalang.

Ia sempat memuji rasa produk UMKM tersebut. Menurutnya, tak hanya rasa yang lezat, pengemasan rapi dan bersih dari olahan produk perikanan bisa membuat pelaku usaha memperluas akses pemasaran.

Selain merasakan produk UMKM, di PPN Ambon ia juga memborong semua produk di tenda tersebut. Hal itu sebagai bentuk dukungan. Di PPN Ambon, ia juga mencicipi ikan tuna asap cair, baso ikan serta nugget ikan dari produk kelompok masyarakat (Pokmas) Papalele dari sekumpulan ibu rumah tangga setempat.

Nike Lidyastuti, pemilik olahan ikan, mengatakan produk abon ikan cakalang merupakan perpaduan dari fillet ikan cakalang dengan rempah-rempah asli Maluku.

“Begitu pun dengan dendeng ikan cakalang yang tergolong sebagai olahan tradisional, yang juga berasal dari perpaduan hasil laut, ikan cakalang dengan hasil bumi yakni rempah-rempah,”jelas Nike.

Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Artati Widiarti, menyebut ketiga UMKM yang sempat dicicipi Menteri Edhy tersebut termasuk dalam program inkubasi bisnis inovasi produk kelautan dan perikanan binaan Balai Besar Pengujian Penerapan Produk Kelautan dan Perikanan (BP3KP).

“Tiga UMKM ini termasuk yang berprestasi,” jelas Artati.

Dicontohkannya, UMKM Makmur Jaya pernah menyabet juara III Adibakti Mina Bahari 2014 dan juara 1 lomba perikanan di Provinsi Maluku pada 2015 silam. Selain itu, mereka juga pernah menerima penghargaan Sidakarya 2016 dan Paramakarya pada 2017.

Kemudian, CV Nacha pernah meraih piagam bintang satu keamanan pangan pada 2017 dan juara 2 final nasional lomba gempita 2014 serta sejumlah award lainnya.

Khusus untuk Pokmas Papalele, mereka pernah meraih penghargaan pengembangan wirausaha Bank Indonesia 2016 serta meraih sertifikat kompetensi dengan kualifikasi pengemasan hasil perikanan pada 2016.

“Jadi ini bukti nyata, kami di KKP terus mendorong UMKM sekaligus mempromosikan produk mereka, agar kita bangga dengan buatan Indonesia,” tandas Artati.

Lihat juga...