Pantai Arubara di Ende Belum Maksimal Dikembangkan

Editor: Koko Triarko

ENDE – Banyak pantai wisata di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang menyuguhkan keindahan pasir putih, termasuk pantai di Kabupaten Ende, Pulau Flores, baik di pantai utara maupun di selatan. Namun, salah satu pantai di wilayah selatan Kabupaten Ende, tepatnya di Kampung Arubara, Kelurahan Tetandara, Kecamatan Ende Selatan, menyuguhkan suasana yang berbeda.

“Setelah ada pembangunan tanggul penahan abrasi yang membentang sepanjang pesisir pantai pada 2019, pantai ini mulai ditata,” kata Iksan Ahmad, warga Kampung Arubara, Minggu (13/9/2020).

Iksan mengatakan, pemerintah membuat jalur jalan di sepanjang tanggul penahan yang berbatasan dengan pemukiman warga yang berada persis di tebing yang langsung berhadapan dengan laut.

Warga Arubara, Kelurahan Tetandara, Kecamatan Ende Selatan, Kabupaten Ende, NTT, Iksan Ahmad, saat ditemui di Kampung Arubara, Minggu (13/9/2020). -Foto: Ebed de Rosary

Banyak wisatawan yang datang untuk jogging saat pagi atau sore hari, sambil menikmati panorama laut pantai selatan, dan menatap Pulau Ende dan ganasnya ombak.

“Pantai ini berbatu, dan saat air laut pasang baru pengunjung bisa mandi di laut. Saat air surut, warga menggunakan kesempatan untuk mencari ikan, kerang dan gurita di pesisir pantainya,” ungkapnya.

Menurut Iksan, pantai ini berada di dalam teluk dan Kampung Arubara sendiri berada di kaki Gunung Meja, yang akan terlihat jelas pemandangan gunungnya dari pesisir pantai di kampung ini.

“Kita berharap, agar pemerintah melakukan penataan di pantai ini, sehingga  menjadi pantai wisata dengan membangun berbagai fasilitas seperti kamar mandi, toilet dan lopo atau tempat berteduh,” harapnya.

Sementara itu, Hironimus Pala, warga Kota Ende mengaku Pantai Arubara bisa dijadikan sebagai sebuah destinasi wisata yang bisa dikunjungi wisatawan lokal di Kota Ende dan sekitarnya, bila ditata dengan baik.

Menurut Hironimus, pesisir pantai di sepanjang tanggul penahan gelombang terdapat jalan semen yang bisa digunakan sebagai jalur jogging atau berolahraga di pesisir pantai.

“Kalau ditata dengan menyediakan fasilitas sebagai pondok untuk tempat beristirahat, maka bisa memberikan pendapatan bagi masyarakat. Nelayan kampung Arubara juga bisa menyediakan kuliner, termasuk ikan dan gurita kepada wisatawan,” ungkapnya.

Hironimus mengatakan, Pantai Arubara merupakan salah satu lokasi yang dekat dari pusat Kota Ende, yang hanya ditempuh selama sekitar 15 menit perjalanan menggunakan sepeda motor.

Selain itu, saat berada di pantai ini pengunjung bisa menikmati ganasnya ombak pantai selatan saat musim angin kencang, serta menikmati teduhnya teluk saat angin teduh.

Lihat juga...