Pasar Ikan di Padang Sepi Pembeli, Pedagang Meradang

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PADANG – Ada suasana tidak biasa di pasar ikan yang ada di Pasie Nan Tigo Kota Padang, Sumatera Barat, bila dibandingkan pada pekan lalu. Dimana masyarakat yang datang ke pasar ikan terpantau sepi.

Salah seorang pedagang di pasar ikan Padang, Rudi, mengakui bahwa hampir satu pekan ini pasar ikan sepi pembeli. Ia tidak mengetahui pasti penyebab sepinya penjualan, sebab bila melihat soal Covid-19, pasar ikan hampir dikatakan tidak terdampak Covid-19.

“Kurang tahu saya entah kenapa sekarang sepi pembeli. Kalau soal harga ikan memang terjadi kenaikan, karena hasil tangkapan nelayan lagi turun,” katanya, Selasa (29/9/2020).

Ia menjelaskan soal harga ikan diperkirakan ada kenaikan sekitar 30-40 persen dibandingkan pekan lalu. Seperti untuk harga ikan tuna berukuran kecil per kilogram itu Rp35.000 dan kini naik Rp45.000 per kilogram.

Begitu juga untuk jenis ikan lainnya seperti ikan kakap, udang, cumi-cumi dan jenis ikan lainnya juga mengalami kenaikan. Namun kendati naik, Rudi menyebutkan, biasanya pasar ikan tidak pernah sepi pembeli.

“Sudah biasalah harga ikan dalam kondisi naik turun ini. Kan tergantung cuaca, kalau cuaca kurang bagus maka hasil tangkapan nelayan menurun dan berakibat kepada harga ikan yang naik. Begitu sebaliknya,” ujarnya.

Menurutnya dengan adanya penurunan daya pembeli ikan berdampak kepada kondisi ikan. Biasanya ikan segar hasil tangkapan yang baru dibawa dari kapal akan lebih mahal. Sementara bila kondisi ikan agak kurang segar, maka harga mulai turun dan begitu selanjutnya.

“Atau mungkin karena cuaca ya, makan ikan di musim hujan jadi pilihan kedua. Sementara mungkin lebih suka makan ayam atau masak ikan asin,” canda Rudi.

Sementara itu, salah seorang warga yang datang ke pasar ikan itu, Ririn, mengatakan, dia cukup sering berbelanja ikan segar di Pasar Pasie Nan Tigo itu. Dia menyatakan alasan lebih memilih membeli ikan di pasar tersebut karena ikan dalam kondisi segar. Sementara bila membeli ikan di pedagang pasar-pasar lain pada umumnya terbilang kurang segar ikannya.

“Saya cukup sering beli dalam kondisi banyak, biar bisa distok di rumah untuk dua hari,” jelasnya.

Ririn mengakui bahwa cukup sering menghadapi harga ikan dalam kondisi naik turun. Namun hal itu tidak menjadi persoalan, karena yang terpenting kondisi ikan dalam keadaan segar dan masih baru.

“Tapi harus pandai-pandai juga untuk membeli ikannya, karena memang ada juga pedagang yang usil menjual ikan tidak segar lagi dengan harga yang sangat murah,” pesannya.

Lihat juga...