Pasar Wage Purwokerto Dilalap Si Jago Merah

PURWOKERTO — Petugas Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyumas, Jawa Tengah, menyelidiki penyebab kebakaran di Blok B Pasar Wage, Purwokerto, Kabupaten Banyumas.

“Yang jelas, tadi pagi kami dapat laporan terjadi kebakaran di situ,” kata Kepala Polresta Banyumas Komisaris Besar Polisi Whisnu Caraka saat memantau upaya pemadaman kebakaran di Pasar Wage, Purwokerto, Senin pagi.

Menurut dia, petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Banyumas melakukan upaya pamadaman. Selain itu, kata dia, juga dilakukan evakuasi terhadap barang dagangan yang belum terbakar.

“Kami imbau masyarakat sekitar untuk tidak berkumpul (di sekitar lokasi) dan berkerumun. Yang kami antisipasi adalah kalau terjadi orang-orang yang tidak bekepentingan masuk ke atas dan melakukan hal-hal yang tidak kita inginkan,” katanya.

Disinggung mengenai dugaan penyebab kebakaran, Kapolresta mengatakan pihaknya belum bisa memastikannya namun api diperkirakan berawal dari Blok B lantai bawah.

Menurut dia, di Blok B banyak terdapat kios penjual minyak goreng sehingga cukup lama pemadamannya.

“Api kelihatannya sudah mulai dapat dikendalikan. Kami belum bisa pastikan penyebab kebakaran ini karena masih dalam penyelidikan,” katanya.

Ia mengharapkan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran yang melanda pasar terbesar di Purwokerto itu.

Sementara itu, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah Banyumas Purwadi Santosa mengatakan Pemerintah Kabupaten Banyumas akan segera menyiapkan lapak sementara sebagai tempat berjualan bagi pedagang yang menjadi korban kebakaran.

“Kami akan bahas dulu. Yang pasti kami akan segera siapkan tempat penampungan sementara bagi para pedagang,” katanya didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdangan Kabupaten Banyumas Yuniyanto.

Kebakaran yang melanda Blok B Pasar Wage, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, diketahui pada hari Senin (21/9), sekitar pukul 03.00 WIB.

Dari pantauan di lokasi kejadian, petugas Damkar Kabupaten Banyumas berupaya mendinginkan sisa-sisa kebakaran yang berhasil dipadamkan pada pukul 07.30 WIB.

10 Mobil Pemadam Dikerahkan

Komandan Regu Damkar Satpol PP Kabupaten Banyumas Azis Akhlak mengatakan pihaknya telah mengerahaln 10 mobil pemadam kebakaran guna mengatasi si jago merah yang melahap Pasar Wage Purwokerto sejak pagi dini hari.

Ia mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian kebakaran tersebut sekitar pukul 03.15 WIB dan langsung datang ke lokasi.

Pihaknya mengerahkan 10 mobil pemadam kebakaran dari Pos Induk Purwokerto, Pos Damkar Wangon, Pos Damkar Kembaran, Pos Damkar Ajibarang, dan Pos Damkar Kemranjen.

“Informasi yang kami terima, api pertama kali dari bawah dan sekarang telah merambat ke lantai 2,” katanya.

Salah seorang pedagang sembako di Blok B, Wildan mengaku pasrah atas kejadian kebakaran tersebut.

“Seluruh dagangan saya habis terbakar,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Kabupaten Banyumas Sarikin mengatakan Blok B ditempati sekitar 100 pedagang sembako.

“Kami belum mengetahui secara pasti jumlah kios yang terbakar,” jelasnya.

Sekretaris Dinperindag Kabupaten Banyumas Erniyati Indriastuti mengatakan berdasarkan informasi dari petugas keamanan Pasar Wage, api pertama kali diketahui muncul dari Blok B lantai bawah sebelah selatan.

Menurut dia, petugas keamanan telah berupaya memadamkan api dengan menggunakan alat pemadam kebakaran ringan (APAR) namun kobakaran api terus membesar.

“Petugas keamanan mencoba menghubungi Damkar namun tidak tersambung, sehingga salah seorang berangkat ke kantor Damkar. Di tengah jalan ternyata sudah ada mobil Damkar yang akan datang ke sini,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan pada pukul 07.00 WIB, petugas Damkar masih berupaya memadamkan api yang di Blok B Pasar Wage Purwokerto.  (Ant)

Lihat juga...