Pegawai DLH dan Dinperkim Banyumas Jalani ‘Swab Test’

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PURWOKERTO – Pasca-dua pejabat di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta Dinas Perumahan dan Pemukiman (Dinperkim) Kabupaten Banyumas dinyatakan positif Covid-19, hari ini Senin (21/9/2020), seluruh pegawai pada dua dinas tersebut menjalani swab test. Seluruh pelayanan pada dua dinas tersebut juga ditutup mulai hari ini.

Sekretaris DLH Kabupaten Banyumas, Eriek Kusuma, mengatakan, untuk jajaran DLH, total ada 50 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai non-ASN yang menjalani swab test. Untuk menghindari kerumunan dalam ruangan, swab test dilakukan di halaman kantor DLH.

Sekretaris DLH Kabupaten Banyumas, Eriek Kusuma, dijumpai di kantornya, Senin (21/9/2020). Foto: Hermiana E. Effendi

“Kalau pegawai DLH yang ikut swab test, sudah dilakukan pendataan sebanyak 50 orang. Kantor Dinperkim sendiri berada satu lokasi dengan DLH, sehingga swab test dilakukan bersama. Total ada 90 pegawai yang di-swab, sehingga dari Dinperkim ada 40 orang,” jelasnya, Senin (21/9/2020).

Disinggung tentang pejabat DLH yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan saat ini sedang menjalani perawatan, Eriek Kusuma mengatakan, yang bersangkutan menjalani swab test hari Rabu (16/9/2020), untuk keperluan persyaratan keluar kota. Namun, hasil swab test menunjukkan positif Covid-19.

Eriek mengakui, ada sedikit kekhawatiran di kalangan pegawai saat mengetahui ada yang positif Covid-19, padahal mereka setiap hari bertemu di kantor. Sehingga untuk memastikan kondisi kesehatan semua pegawai, dilakukan swab test.

“Kalau kita sudah di-swab dan mengetahui hasilnya, jadi lebih merasa tenang. Jika positif maka bisa segera ditangani secara medis dan jika negatif, maka kita sudah tidak khawatir lagi berinteraksi dengan keluarga,” tuturnya.

Dan untuk pelayanan tatap muka di DLH, Eriek mengatakan, mulai hari ini ditiadakan dan semua pegawai mulai besok sudah Work From Home (WFH), sesuai dengan anjuran bupati.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas, Sadiyanto, mengatakan, sampai hari ini, total swab test massal sudah dilakukan terhadap 8.433 orang warga Banyumas. Ditambah dengan swab test reguler sebanyak 2.937 orang, sehingga total ada 11.270 warga Banyumas yang sudah menjalani swab test.

Dari hasil swab test tersebut, sebanyak 404 orang dinyatakan positif. Namun, sudah banyak yang sembuh yaitu ada 330 orang. Sedangkan yang masih menjalani perawatan di beberapa rumah sakit, total ada 64 orang dan sebanyak 10 orang meninggal dunia.

Swab test yang kita lakukan sudah cukup banyak yaitu ada 11.270 orang atau sudah mencapai 0,66 persen dari total jumlah penduduk Kabupaten Banyumas, sehingga ada penambahan jumlah kasus positif yang cukup signifikan,” terangnya.

Lihat juga...