Pemkot Bekasi Pastikan Ketersediaan Pupuk Subsidi Tercukupi

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BEKASI — Jika di Kabupaten Bekasi, terjadi kelangkaan pupuk subsidi, kondisi tersebut berbeda di wilayah Kota Bekasi. Pemerintah setempat memastikan ketersediaan di wilayahnya masih tercukupi sesuai kebutuhan sebaran petani.

Eko Revmawati Kasi prasarana dan Sarana Pertanian Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bekasi, memastikan ketersediaan pupuk subsidi di wilayah setempat tercukupi.

“Selama ini kebutuhan pupuk subsidi di Kota Bekasi sudah mencukupi. Tapi sejak 1 Agustus 2020, untuk pembelian ditetapkan harus menggunakan Kartu Tani,” ujar Ibu Eko, kepada Cendana News, Senin (21/9/2020).

Dikatakan, alokasi pupuk subsidi di wilayah Kota Bekasi, tahun 2020, sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) pupuk subsidi jenis urea mencapai 210 ton, dan NPK 149 ton.

Menurutnya, jumlah tersebut sesuai pengajuan hasil penyusunan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) pupuk bersubsidi yang dilakukan di lapangan. Sehingga alokasi pupuk tidak jauh di bawah pengajuan yang di upload melalui e-RDKK.

“Saat ini, kami sedang melakukan pendataan untuk penyusunan RDKK di kelompok tani yang ada di Kota Bekasi. Hal tersebut dimaksud untuk diajukan guna mendapat pupuk subsidi tahun 2021,”tegasnya.

RDKK adalah acuan untuk pengajuan guna mendapatkan pupuk subsidi yang berisikan jumlah petani dan lainnya. Mereka (petani) yang terdata di dalam RDKK secara otomatis akan mendapatkan Kartu Tani.

Namun demikian, jelasnya petani yang bisa mendapatkan pupuk subsidi syaratnya memiliki lahan tidak lebih dari 2 hektar. Jika lebih maka dianggap mampu dan tidak bisa mendapatkan pupuk subsidi.

Jumlah petani di Kota Bekasi sesuai target tahun ini mencapai 586 orang. Mereka terdiri petani holtikultura, seperti sayuran yang banyak di wilayah Jatiasih dan pengelola sawah.

Para petani di Kota Bekasi, yang memiliki Kartu Tani untuk mendapatkan pupuk subsidi bisa ke kios distributor yang ditunjuk di wilayah Telukpucung, Bekasi Utara. Di wilayah Kota Bekasi untuk mendapatkan pupuk subsidi hanya ada satu kios di wilayah Teluk Pucung.

“Jumlah petani di wilayah Kota Bekasi, setiap tahunnya beruubah, kadang berkembang, atau berkurang,”jelasnya.

Tergantung lahan sawah karena semua lahan sawah di wilayah Kota Bekasi sudah dimiliki perusahaan tertentu petani hanya memanfaatkan untuk mengelola sebelum dimanfaatkan oleh pemiliknya.

“Petani di Kota Bekasi tidak perlu khawatir soal pupuk subsidi. Tidak mungkin bisa dibeli oleh petani dari luar daerah seperti Kabupaten Bekasi. Karena sesuai dengan kartu tani yang juga tertera belanja di kios A,” pungkasnya.

Ketersediaan pupuk subsidi di Kota Bekasi dibenarkan petani di wilayah Mustika Jaya, Mas Purwanto, dengan mengatakan pupuk subsidi di Kota Bekasi masih terkendali tidak terjadi kelangkaan.

“Kalau di Kabupaten memang benar, banyak kawan sesama petani yang mengeluhkan kelangkaan pupuk subsidi, dan menanyakan di kota. Disini masih tercukupi dan kalau mau mendapatkan tinggal beli di daerah Teluk Pucung kios resmi,” ujarnya.

Purwanto juga mengaku saat ini sudah mulai menanam padi karena telah memasuki musim penghujan. Ia berharap musing kemarau segera berakhir, agar bisa mendapatkan panen maksimal.

Lihat juga...