Penambahan Kasus Covid-19 Harian di Sumbar Capai Ratusan

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

PADANG — Penyebaran virus Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat seakan tidak hentinya. Buktinya beberapa hari belakangan, penambahan suspect mencapai ratusan orang.

Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat, Jasman Rizal mengatakan, dari laporan sementara hasil pemeriksaan sample pesimen hari ini Jumat 25 September 2020 ada sebanyak 209 orang terkonfirmasi positif dan sementara sembuh 54 orang.

Ia menyebutkan, hasil dari pemeriksaan 3.683  spesimen oleh tim laboratorium Fakultas Kedokteran Unand dan 148 spesimeno oleh laboratorium veteriner Baso didapatkan 209 orang terkonfirmasi positif.

“Ini bukanlah kali pertamanya kasus positif tembus di angka ratusan per harinya di Sumbar. Beberapa hari terakhir juga mencapai ratusan dan daerah terbesar di Kota Padang,” katanya melalui pesan singkat, Jumat (25/9/2020).

Dengan adanya penambahan 209 orang total kasus yang tercatat di Gugus Tugas Sumbar mencapai angka 5.350 kasus.

209 kasus Covid-19 hari ini di dapat kan dari sejumlah daerah. Seperti dari pemeriksaan di BIM terdapat 2 orang, Kota Padang 119 orang, Kota Bukittinggi 26 orang, Kabupaten Agam 21 orang, Kota Padang Panjang 15 orang

Kabupaten Pasaman Barat 7 orang, Kabupaten Pesisir Selatan 7 orang, Kabupaten Solok 4 orang, Kota Pariaman 3 orang, Kabupaten Padang Pariaman 2 orang, Kota Payakumbuah 2 orang, dan Kabupaten Sijunjuang 1 orang.

“Ini hasil sementara dan hasil final akan disampaikan pada malam nanti setelah jam 18.00 Wib,” sebutnya.

Sedangkan untuk kondisi zonasi daerah Covid-19 di Sumatera Barat hari ini berdasarkan evaluasi dan perhitungan dari 15 indikator kesehatan masyarakat, terjadi perubahan.

Zonasi daerah ini mulai berlaku sejak tanggal 20 September 2020 sampai tanggal 26 September 2020. Seperti untuk zonasi daerah pada minggu ke-28.

Untuk di zona merah atau memiliki resiko tinggi masih berada di Kota Padang dan Kabupaten Agam.

Lalu untuk orange atau resiko sedang berada di Kota Bukittinggi, Kota Payakumbuah,Kota Sawahlunto, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Pesisir Selatan, Kota Pariaman, Kabupaten Pasaman Barat, dan Kabupaten Dharmasraya.

“Di Sumbar tidak satupun yang berada di zona hijau. Kepada warga diminta patuhi protokol kesehatan,” harap Jasman.

Paling rendah itu, sejumlah daerah di Sumatera Barat berada di zona kuning atau resiko rendang. Kawasan itu berada di Kota Padang Panjang,Kota Solok, Kabupaten Pasaman, Kabupaten 50 Kota, Kabupaten Solok, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Kepulauan Mentawai, dan Kabupaten Solok Selatan.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Padang Alfiadi mengatakan untuk menekan ketidakpatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan, pihaknya bersama TNI dan Polri telah melakukan Operasi Yustisi sejak tanggal 21 September 2020.

Operasi itu dilakukan mengingat Kota Padang menjadi daerah yang tertinggi per harinya penambah kasus Covid-19. untuk itu, agar penyebaran virus bisa diatasi, maka masyarakat diminta mematuhi protokol kesehatan salah satunya yakni memakai masker.

“Dengan adanya operasi yustisi itu masyarakat bisa jera dan jangan abai soal protokol kesehatan,” harapnya.

Lihat juga...