Pendaftaran Bapaslon di Pilkada 6 Kab/Kota Jateng, Diperpanjang

Editor: Makmun Hidayat

SEMARANG — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah memutuskan untuk memperpanjang pendaftaran bakal pasangan calon (bapaslon), dalam pilkada serentak 2020 di enam kabupaten/kota pelaksana.

Hal tersebut dikarenakan hingga batas pendaftaran bapaslon pada hari Minggu (6/9/2020) pukul 24.00 WIB, hanya ada satu bapaslon yang mendaftar.

“Keenam daerah tersebut yakni Kota Semarang, Kabupaten Boyolali, Grobogan, Kebumen, Sragen dan Wonosobo. Menyikapi hal ini, kita perintahkan kepada masing-masing KPU Kabupaten/Kota setempat, untuk memperpanjang pendaftaran bapaslon,” papar Ketua KPU Jateng, Yulianto Sudrajat di Semarang, Senin (7/9/2020).

Perpanjangan pendaftaran tersebut, sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 18 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua, Atas PKPU Nomor 3 Tahun 2017 Tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota.

“Disebutkan, jika hingga berakhirnya masa pendaftaran hanya terdapat pasangan calon yang diterima pendaftarannya, maka dilakukan penundaan tahapan pencalonan. Untuk selanjutnya, dilakukan sosialisasi perpanjangan pendaftaran dan membuka perpanjangan pendaftaran,” terangnya.

Sementara, terkait pendaftaran bapaslon peserta Pilkada Jateng yang digelar para 4-6 September 2020, dijelaskan pada hari pertama pendaftaran, yaitu tanggal 4 September 2020, tercatat ada 25 bapaslon  yang telah mendaftarkan, dengan status 24 diterima dan satu dikembalikan karena tidak memenuhi syarat sah berupa surat dukungan dari parpol, di Kota Magelang.

Kemudian, pada hari kedua pendaftaran, (5/9/2020), tercatat tujuh bapaslon yang mendaftar dan seluruhnya diterima. Sedangkan di hari terakhir pendaftaran, pada tanggal 6 September 2020, tercatat ada 10 bapaslon yang mendaftar dan seluruhnya diterima.

“Selain itu, juga ada bapaslon yang melengkapi pendaftaran di KPU Kota Magelang, yang sebelumnya diminta untuk melakukan perbaikan. Sudah dinyatakan lengkap dan diterima,” tandas Sudrajat.

Sementara, anggota KPU Jateng Divisi Teknis, Putnawati menambahkan secara keseluruhan dari pendaftaran yang dilakukan di 21 kabupaten/kota, dalam tahapan Pilkada Jateng 2020, tercatat ada sebanyak 41 bapaslon telah mendaftar.

“Dari jumlah tersebut, ada sebanyak 40 bapaslon diusulkan oleh partai politik, atau gabungan partai politik, dan satu bapaslon yang maju melalui jalur perseorangan. Status seluruhnya diterima,” paparnya.

Dipaparkan, di luar 6 kabupaten/kota yang melakukan perpanjangan pendaftaran bapaslon, KPU di 15 Kabupaten/ Kota penyelenggara Pilkada Jateng 2020, dapat melanjutkan kembali tahapan pendaftaran paslon, sesuai dengan jadwal.

“Tahapan selanjutnya berupa tanggapan dan masukan masyarakat, pemeriksaan kesehatan, kemudian verifikasi syarat calon sampai dengan penetapan paslon,” terang Putnawati.

Dipaparkan seluruh bapaslon yang sudah mendaftar, juga telah melakukan pemeriksaan Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) atau tes swab secara mandiri.

“Seluruh hasil tes swab, sudah diserahkan kepada KPU Kabupaten/ Kota setempat pada saat pendaftaran, sebagai dasar untuk melanjutkan ke tahapan pemeriksaan kesehatan jasmani, rohani dan bebas penyalahgunaan narkotika,” terangnya.

Sedangkan terkait, ada satu bakal calon kepada daerah di Kabupaten Klaten, yang berdasarkan hasil swab dinyatakan positif Covid-19, pihaknya sudah meminta penundaan proses pemeriksaan kesehatan. “Jadi kita minta untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Pemeriksaan kesehatan akan dilanjutkan, setelah yang bersangkutan melakukan tes swab lagi dan hasilnya dinyatakan negatif. Sebelumnya, dalam pendaftaran yang datang hanya bakal calon wakil bupati yang bersangkutan,” pungkasnya.

Terpisah, Ketua KPU Kota Semarang Henry Casandra Gultom, menjelaskan Kota Semarang menjadi salah satu wilayah yang memperpanjang pendaftaran bapaslon dalam Pilkada Jateng, untuk pemilihan wali kota dan wakil wali kota (Pilwakot).

“Hari ini (Senin-red), kita umumkan kalau hanya ada satu bapaslon yang mendaftar. Sekaligus kita sampaikan bahwa pendaftaran kita perpanjang. Tahapanya, pada 8-10 September 2020, kita lakukan sosialisasi kepada ormas dan parpol terkait perpanjangan pendaftaran, kemudian 11-13 September 2020 pendaftaran kita buka lagi,” jelasnya.

Menurutnya, meski sembilan parpol, yang memiliki kursi parlemen di Kota Semarang, sudah menyerahkan surat keputusan mengusung ke satu bapaslon, namun pihaknya tetap membuka perpanjangan pendaftaran.

“Perpanjangan pendaftaran kita tutup pada 13 September 2020, pukul 24.00 WIB. Jika hingga batas akhir, tetap tidak ada yang mendaftar. Tahapan selanjutnya bisa kita lakukan,” pungkasnya.

Lihat juga...