Pendaftaran untuk Pilkada Kukar dan Balikpapan Diperpanjang

Ilustrasi pilkada - Dok CDN

SAMARINDA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memperpanjang masa pendaftaran bakal pasangan calon untuk Pilkada Serentak 2020 di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dan Kota Balikpapan.

Ketua KPU Kaltim, Rudiansyah  mengatakan, penundaan tersebut dilakukan karena di dua wilayah tersebut hanya ada satu pasangan bakal calon yang mendaftar sebagai peserta pemilu.

Menurut Rudi, KPU Kukar dan KPU Balikpapan telah membuat keputusan, untuk menunda tahapan, program dan jadwal dalam bentuk SK. “KPU juga akan melakukan sosialisasi perpanjangan masa pendaftaran selama tiga hari mulai dari 8-10 September mendatang,” jelas Rudi.

Rudi menambahkan setelah tahapan sosialisasi perpanjangan pendaftaran berakhir, maka tahapan akan dilanjutkan dengan membuka kembali pendaftaran selama tiga hari terhitung pada 11-13 September 2020.​​​​​​​

Berdasar aturan perpanjangan pendaftaran yang pertama, PKPU Nomor 15/2019, tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan wakil bupati dan  atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota tahun 2020 dengan perubahannya pada PKPU No.5/2020, yang mengatur bahwa pendaftaran bakal pasangan calon adalah 4-6 September 2020.

Ketua KPU Kaltim, Rudiansyah – Foto Ant

Aturan kedua PKPU No.3/2017, tentang pencalonan dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan PKPU No.9 /2020.

Dasar ketiga yakni PKPU No.6 /2020, tentang pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota serentak lanjutan dalam kondisi bencana non alam corona virus disease 2019 sebagaimana telah diubah dengan PKPU No.10/2020.

Landasan terakhir adalah PKPU No.14/2015, tentang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota dengan satu pasangan calon sebagaimana diubah dengan PKPU No.13/2018, yang mengatur penundaan tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan pemilihan tahun 2020. (Ant)

Lihat juga...