Pessel Wajibkan Tes Sweb Bagi Pelaku Perjalanan

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pesisir Selatan, Rinaldi dalam suatu kegiatan di Painan/Foto: Dok Rinaldi.

PESISIR SELATAN — Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni mengeluarkan Surat Edaran No:100/202/GTC-VIII/2020 tentang pemeriksaan swab RT-PCR bagi pelaku perjalanan luar provinsi dan pelaku perjalanan daerah terjangkit.

Menurut Hendrajoni tujuan adanya surat itu dibuat untuk mengantisipasi masuknya penyebaran Covid-19 yang datang dari luar daerah.

Ia menjelaskan berdasarkan surat tersebut, maka seluruh elemen baik pejabat, ASN, BUMN, BUMD dan masyarakat umum harus menjalani pemeriksaan swab RT-PCR apabila kembali dari luar provinsi dan daerah terjangkit.

“Pejabat dan ASN yang kembali dari luar provinsi dan daerah terjangkit difasilitasi melakukan pemeriksaan swab RT-PCR dan hal ini terus dilakukan,” katanya, Jumat (11/9/2020).

Menurutnya pemeriksaan swab RT-PCR bertujuan memutus rantai penularan Covid-19. Untuk itu pihaknya mengimbau masyarakat waspada dan disiplin serta mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

“Ya, untuk memutus rantai penularan Covid-19, maka masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan. Hal itu hendaknya dilakukan secara bersama-sama,” ucapnya

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pesisir Selatan, Rinaldi, menyebutkan, surat edaran tersebut telah dikirim ke perangkat daerah, BUMN, BUMD, instansi vertikal, camat dan wali nagari se-Kabupaten Pesisir Selatan.

Sementara camat dan wali nagari diminta berkoordinasi dan memfasilitasi masyarakat di wilayah kerjanya melakukan pemeriksaan swab RT-PCR setelah kembali dari luar provinsi dan daerah terjangkit.

“Diminta kepada camat dan wali nagari agar mensosialisasikan ke masyarakat tentang pemeriksaan swab RT-PCR bagi pelaku perjalanan luar provinsi dan daerah terjangkit tersebut,” ucapnya.

Upaya mengantisipasi penyebaran Covid-19 tidak hanya bagi pejabat pemerintah saja yang menjadi sorotan. Tapi acara pesta, panggung hiburan, keramaian dan sejenisnya juga menjadi perhatian tersebut.

“Ya, bupati telah mengeluarkan surat edaran terkait penghentian pesta, panggung hiburan, keramaian dan sejenisnya. Surat edaran tersebut telah dikirim kepada perangkat daerah, BUMN, BUMD, instansi vertikal, camat dan wali nagari,” jelasnya.

Dikatakan, untuk acara pesta, panggung hiburan dan keramaian itu jelas dihadiri orang banyak dari berbagai penjuru daerah, dan para tamu yang datang tidak diketahui kondisi kesehatannya.

Oleh karena itu, diimbau kepada masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan tidak menggelar pesta, panggung hiburan, keramaian dan sejenisnya sementara waktu.

Dikatakan, pihak Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pesisir Selatan terus melakukan upaya penanganan Covid-19 secara maksimal.

Meskipun ada penambahan pasien yang sembuh, tapi juga ada penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Oleh karena itu, masyarakat diminta tetap waspada dan disiplin serta mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

“Ya, untuk memutus mata rantai penularan Covid-19, maka masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan. Hal itu hendaknya dilakukan secara bersama-sama,” ucapnya.

Lihat juga...