Pilkada di 27 Kabupaten dan Kota Baru Dapat Satu Paslon

Ilustrasi Logo Pilkada serentak 2020 - Foto Ant

JAKARTA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI mencatat, ada 27 kabupaten dan kota yang pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 baru memiliki satu pasangan calon.  

“Terdapat 27 kabupaten dan kota yang hanya terdapat satu bakal pasangan calon yang melakukan pendaftaran,” kata anggota Bawaslu RI, Mochammad Afifuddin, di Jakarta, Senin (7/9/2020).

Ke-27 daerah tersebut adalah Ngawi, Kediri (Jawa Timur); Kebumen, Wonosobo, Sragen, Boyolali, Grobogan, Kota Semarang (Jawa Tengah); Bintan (Kepualauan Riau); Sungai Penuh (Jambi); Badung (Bali); Gowa, Soppeng (Sulawesi Selatan); Manokwari Selatan, Raja Ampat (Papua Barat); Sumbawa Barat (Nusa Tenggara Barat).

Kemudian, Pasaman (Sumatra Barat); Pematangsiantar, Serdang Bedagai, Gunung Sitoli, Humbang Hasundutan (Sumatra Utara); Mamuju Tengah (Sulawesi Barat), Bengkulu Utara (Bengkulu); Ogan Komering Ulu, Ogan Komering Ulu Selatan (Sumatra Selatan); Balikpapan, dan Kutai Kartanegara (Kalimantan Timur).

Dari ke-27 daerah dengan satu bakal pasangan calon tersebut, sembilan daerah di antaranya terdapat bakal calon yang mendaftarkan diri melalui jalur perseorangan.Namun, calon perseorangan tersebut tidak memenuhi syarat. Calon perseorangan yang tidak memenuhi syarat ditemukan di Ngawi, Balikpapan, Kediri, Kebumen, Raja Ampat, Pematangsiantar, Kota Semarang, Boyolali, dan Kutai Kartanegara.

Pada daerah dengan satu bakal pasangan calon yang terdaftar, Afif menyebut, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengambil kebijakan memperpanjang waktu tahapan pendaftaran pasangan calon. “Sesuai Peraturan KPU Nomor 10 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pemilihan dalam Kondisi Bencana Nonalam COVID-19. perpanjangan pendaftaran dilaksanakan paling lama tiga hari setelah pelaksanaan sosialisasi penundaan tahapan,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...