PKOR Way Halim Lokasi Edukatif bagi Warga Bandar Lampung

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Pusat Kegiatan Olahraga (PKOR) Way Halim jadi salah satu lokasi edukatif bagi warga di Bandar Lampung kala malam hari.

Rahmat, penyedia permainan anak-anak menyebut sejumlah permainan edukatif disiapkan oleh sejumlah pelaku usaha. Lokasi tersebut mulai ramai sejak pukul 16.00 sore hingga 23.00 malam.

Sejumlah pelaku usaha seperti dirinya menyediakan sejumlah permainan edukatif berbagai jenis. Permainan yang disiapkan berupa istana balon, kolam memancing mainan ikan magnet, mewarnai gambar. Sejumlah wahana bergerak jenis kereta mini, sado atau dokar, mobilan mini, becak mini yang dihiasi lampu warna warni. Berbagai jenis wahana disiapkan bagi pengunjung.

Lokasi di Jalan Sultan Agung yang berada di stadion Sumpah Pemuda tersebut jadi lokasi bermain dan belajar. Saat siang hari sejumlah warga memilih kawasan tersebut untuk olahraga, belajar mengemudi. Sebagian orangtua memilih area bebas kendaraan bermotor untuk mengajari anak-anak bermain sepeda. Lokasi strategis menjadi alternatif orangtua membawa anak-anak.

“Selama pandemi Covid-19 saat diberlakukan new normal kami boleh beroperasi lagi dengan menerapkan protokol kesehatan, sejumlah permainan menjadi sarana edukatif bagi anak-anak sehingga tidak bosan hanya di rumah,” terang Rahmat saat ditemui Cendana News, Kamis malam (3/9/2020).

Rahmat menyebut permainan yang banyak diminati berupa mewarnai gambar. Hasil gambar yang dicetak dari internet berukuran kertas gambar akan dipasang pada media lukis. Fasilitas yang disewakan seharga Rp5.000 tersebut berupa gambar karakter anak-anak. Didampingi orangtua anak-anak bisa mewarnai dengan cat warna warni. Hasil gambar yang telah diwarnai bisa dibawa pulang.

Sebanyak 20 tempat menggambar dilengkapi kursi tempat duduk anak-anak. Didampingi oleh orangtua aktivitas mewarnai menjadi kegiatan menyenangkan bagi anak-anak. Ia juga kerap memberi diskon bagi orangtua yang membawa anak lebih dari dua. Selain mewarnai permainan yang disiapkan olehnya berupa kolam memancing ikan mainan yang diberi magnet.

“Permainan memancing ikan mainan bermagnet jadi cara orangtua melatih kesabaran sekaligus edukasi benda bermagnet bisa menempel,” cetusnya.

Penyedia permainan edukatif di PKOR Way Halim bernama Zainal menyewakan odong odong. Permainan tersebut disukai anak-anak dengan pendampingan orangtua. Odong odong yang dilengkapi mainan elektrik berupa mobil mini tersebut akan bergerak seperti komedi putar. Diiringi lagu anak-anak permainan odong odong disewakan Rp10.000 setiap seperempat jam.

Zainal (duduk), salah satu pemilik odong odong menunggu permainan yang disukai anak-anak yang dilengkapi dengan musik anak-anak di PKOR,Way Halim, Bandar Lampung, Kamis malam (3/9/2020) – Foto: Henk Widi

“Karena memakai tenaga listrik permainan odong odong dibatasi waktu saat dimainkan,” bebernya.

Permainan yang bisa digunakan berkeliling kawasan PKOR Way Halim berupa kereta mini. Heriansah, pengemudi kereta mini menyebut meski dibuat modern namun ciri khas Siger tetap dipasang. Lampu warna warni akan menjadi daya tarik bagi anak-anak yang naik di wahana bergerak tersebut. Memasang tarif Rp10.000 untuk perjalanan keliling satu putaran ia menyebut bisa mengangkut sekitar 30 orang per malam.

“Kalau sedang libur banyak orangtua juga ikut naik mendampingi anak-anak untuk memperkenalkan wahana kereta meski bentuknya mini,” bebernya.

Menggunakan tenaga diesel kereta mini yang dioperasikan mencapai puluhan. Anak-anak usia TK hingga SD yang kerap diajak orangtua naik kereta mini akan diajak keliling menikmati suasana malam. Sebagai pengemudi ia menyebut orangtua kerap akan mengajak anak-anak naik dan membuat video serta berfoto. Selain kereta mini bersama rekan rekan lainnya ia menyiapkan becak mini.

Mengajak anak bermain becak mini jadi pilihan bagi Rohmanto. Warga asal Teluk Betung itu menyebut mengajak sang anak untuk mencoba permainan becak mini. Becak mini yang dikayuh menurutnya menjadi cara mengedukasi anak-anak sulitnya mengoperasikan salah satu alat transportasi yang hampir punah tersebut. Sang anak sebutnya kerap melihat becak berukuran besar untuk mengangkut barang.

“Sejumlah permainan edukatif di PKOR Way Halim ini bisa jadi pilihan bagi anak-anak yang bosan belajar secara daring,” paparnya.

Mengajak anak-anak keluar di tempat umum Rohmanto mengaku selalu membawa masker dan hand sanitizer. Dalam masa pandemi Covid-19 ia menyebut kewaspadaan tetap harus dilakukan saat berada di tempat umum. Namun variasi dan alternatif mengedukasi anak-anak dengan sejumlah wahana permainan bisa jadi pilihan. Sebab edukasi tetap bisa dilakukan sembari bermain.

Lihat juga...