PLTU Sumsel 5 Musi Banyuasin Segera Beroperasi

Uji coba PLTU Sumsel 5 di Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan (Sumsel) – Foto Ant

PALEMBANG – Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sumatera Selatan (Sumsel) 5, yang memiliki kapasitas 2×150 megawatt (MW) segera beroperasi. PLTU yang ada di Desa Sindang Marga, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) telah menjalani berapa beberapa kali uji coba, sejak pertengahan September 2020 lalu.

Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Banyuasin Apriyadi mengatakan, PLTU itu diharapkan dapat mengatasi persoalan defisit energi listrik di daerah tersebut. “Adanya PLTU ini diharapkan dapat mengatasi masalah listrik di Kabupaten Muba terutama di Bayung Lencir. Kami pun berharap, adanya infrastruktur ini dapat mempercepat sambutan listrik hingga ke pelosok desa,” ungkapnya di Sekayu, Minggu (27/9/2020).

Ia mengatakan, masyarakat Kabupaten Muba sangat berharap mendapatkan pasokan listrik yang andal dalam hal ini minim pemadaman. Sebelumnya, uji coba dengan cara mengalirkan tegangan listrik (energize) dari DSSP Power PLTU Sumsel 5 ke town feeder transformer (TFT) telah dilakukan, Kamis (17/9/2020).

Pimpinan PT DSSP Power Sumsel, Ghazali mengatakan, perusahaannya berkeinginan mewujudkan harapan masyarakat untuk mendapatkan aliran listrik secara normal, tanpa adanya pemadaman secara bergiliran. “Dengan usaha dan doa, kami ingin mewujudkan keinginan dari masyarakat Muba,” tandasnya.

Hanya saja, ia tak menyangkal di tengah COVID-19 ini membuat pekerjaan pembangunan PLTU sedikit terhambat. Seperti uji coba yang ditargetkan pada awal Agustus, harus tertunda hingga September. Meski demikian, setelah uji coba dilakukan, pekerjaan diperkirakan akan berlanjut sesuai dengan rencana. “Report selalu diberikan, dan lambat tapi pasti PLTU ini siap beroperasi,” tandasnya.

PT DSSP Power Sumsel merupakan perusahaan IPP PLTU berkapasitas 2×150 MW, yang merupakan anak perusahaan tidak langsung dari PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), salah satu perusahaan Sinar Mas Grup yang berfokus pada bisnis energi dan infrastruktur.

Pembangkit tenaga listrik mulut tambang, yang dibangun dengan nilai investasi sekitar 420 juta dolar AS tersebut telah memulai kegiatan operasi komersialnya, untuk membantu memperkuat sistem kelistrikan Sumsel pada Desember 2016.

Proyek IPP PLTU Sumsel-5 merupakan salah satu dari 3 proyek IPP PLTU milik DSSA. Selain IPP PLTU Sumsel-5, DSSA memiliki 2 proyek IPP PLTU lain, yaitu IPP PLTU Kendari-3 berkapasitas 2×50 MW di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan IPP PLTU Kalteng-1 berkapasitas 2×100 MW di Gunung Mas, Kalimantan Tengah. (Ant)

Lihat juga...