Polresta Banyumas Tangkap Terduga Pengedar Sabu-sabu

Editor: Koko Triarko

PURWOKERTO – Jajaran Satuan Resnarkoba Polresta Banyumas berhasil mengungkap pengiriman narkotika jenis sabu-sabu dari Jakarta seberat 11,02 gram, dari tangan tersangka yang diduga pengedar.

Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Whisnu Caraka, mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus tersebut, termasuk pengiriman sabu-sabu yang berasal dari Jakarta. Serta keberadaan tersangka yang merupakan warga Kabupaten Brebes, dan saat ditangkap sedang berada di wilayah Banyumas yang diduga baru saja menerima kiriman barang tersebut.

“Tersangka masih dimintai keterangan oleh petugas, karena ia baru saja ditangkap kemarin, jadi masih dilakukan penyidikan lebih lanjut,” kata Kapolresta, Sabtu (19/9/2020).

Sementara itu, Kasat Narkoba Polresta Banyumas, Kompol Edy Purwanto, mengatakan, tersangka NA (46) merupakan warga Desa Pagejugan, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes. Ia ditangkap saat berada di Jalan Raya Cilongok, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas.

Penangkapan tersebut berawal dari informasi akan ada pengiriman narkotika jenis sabu-sabu dari Jakarta ke wilayah Purwokerto. Sat Resnarkoba Polresta Banyumas kemudian melakukan penyelidikan dan pengintaian, hingga pada Jumat (18/9/2020) pagi, petugas berhasil membekuk tersangka NA.

Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Whisnu Caraka di Purwokerto, Sabtu (19/9/2020). -Foto: Hermiana E. Effendi

“Informasi dari tersangka, sabu-sabu tersebut dikirim dari Jakarta, namun untuk siapa yang mengirim dan sebagainya, masih dalam pendalaman kita,” jelasnya.

Dari tangan tersangka, petugas menyita satu bungkus plastik yang berisi bungkusan grenjeng rokok berisi sabu-sabu dengan berat 11,02 gram, dan satu buah handphone yang digunakan sebagai alat komunikasi oleh tersangka, serta jaket yang digunakan tersangka.

“Saat diamankan petugas, tersangka menyembunyikan bungkusan sabu-sabu tersebut di saku jaket, selanjutnya tersangka langsung kita bawa ke kantor Sat Resnarkoba Polresta Banyumas,” kata Kompol Edy.

Atas perbuatannya tersebut, tersangka dijerat pasal 114 ayat (2) subs pasal 112 ayat (2)  UU RI nomor 35 tahun 2009, tentang narkotika.

Pengungkapan kasus narkoba di wilayah Polresta Banyumas termasuk cukup tinggi. Berdasarkan crime index Polresta Banyumas, sejak Januari hingga Juli 2020, total ada 43 kasus narkoba yang berhasil diungkap.

Sebagai kota yang cukup besar dengan perkembangan pesat, Kota Purwokerto seringkali menjadi target peredaran narkoba, karenanya pemberantasan narkoba terus digencarkan.

“Hampir setiap bulan kita ada ungkap kasus narkoba, pada Juli misalnya ada 6 kasus yang berhasil kita ungkap, kemudian pada Juni 5 kasus dan seterusnya, total sampai bulan Juli kemarin ada 43 kasus narkoba yang kita ungkap,” terangnya.

Lihat juga...