Pusat Perbelanjaan Tetap Beroperasi Normal di Bandar Lampung

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

LAMPUNG — Meningkatnya kasus konfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Lampung tidak mempengaruhi aktivitas ekonomi di wilayah tersebut. Sejumlah pusat perbelanjaan dan hiburan tetap beroperasi normal. Sejumlah pusat perbelanjaan, terutama penyedia kebutuhan pokok masyarakat tetap melayani masyarakat.

Pendisplinan protokol kesehatan tetap dijalankan oleh pengelola, seperti di Central Plaza, Mall Kartini, Chandra Superstore Tanjungkarang. Sejumlah pengunjung yang didominasi aktivitas belanja kebutuhan pokok telah diperiksa dengan ketat di pintu masuk. Petugas keamanan dengan memakai alat pemindai suhu tubuh mengecek pengunjung, mewajibkan cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak.

“Lokasi tempat duduk telah disiapkan dengan jarak yang telah diatur sehingga antar pengunjung tidak ada kontak fisik, sejumlah lokasi makan dine in atau makan di tempat menyiapkan meja dan kursi yang diatur jaraknya,” terang Susi, salah satu pengunjung saat ditemui Cendana News, Senin malam (14/9/2020).

Susi menyebut kesadaran masyarakat mematuhi protokol kesehatan telah meningkat. Ia dan keluarganya bahkan memilih berbelanja secukupnya untuk kebutuhan harian. Saat menginginkan makanan di gerai kuliner ia memilih menggunakan aplikasi pemesanan dan pengantaran online.

Selain di pusat perbelanjaan kebutuhan pokok,tempat usaha kuliner dan berkumpul warga kala malam hari beroperasi dengan normal. Suyatno, pedagang minuman sekuteng di Jalan Sriwijaya, Enggal, Bandar Lampung menyebut kembali berjualan sejak new normal diberlakukan. Pusat kuliner Enggal menurutnya menjadi tempat berkumpul warga saat malam hari.

“Petugas satuan polisi pamong praja kerap berjaga untuk mengingatkan warga menerapkan protokol kesehatan,” cetusnya.

Sebagai tempat untuk berbelanja sejumlah menu kuliner, kawasan Jalan Sriwijaya selalu ramai saat malam hari. Pengetatan protokol kesehatan dilakukan petugas dengan melakukan razia masker dan jaga jarak. Namun sejauh ini sejumlah warga yang didapati tidak memakai masker hanya diberi sanksi administrasi, hukuman fisik push up dan mengucapkan Pancasila.

Lokasi yang tetap ramai jadi tempat berkumpul warga di antaranya pusat kegiatan olahraga (PKOR) Way Halim. Sejak masa new normal diberlakukan, Siswanto, warga Way Halim menyebut kerap menghabiskan waktu di kawasan tersebut. Sejumlah pusat kuliner dan wahana hiburan bagi anak anak jadi tujuan mengunjungi tempat itu.

“Jenuh ada di rumah terus, namun saat keluar wajib memakai masker dan membawa hand sanitizer,”cetusnya.

Siswanto menyebut tetap memantau perkembangan informasi data Covid-19 di Lampung. Berdasarkan informasi dari laman covid19.lampungprov.go.id ia menyebut angka kasus terkonfirmasi positif Covid-19 total mencapai 604 orang. Sebanyak 384 orang dinyatakan selesai menjalani masa isolasi, kematian akibat Covid-19 mencapai 23 orang.

Lihat juga...