Rektor UMP: Wisuda Gerbang ‘Life Revolution’

Editor: Makmun Hidayat

PURWOKERTO — Rektor Universita Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Dr Anjar Nugroho menyampaikan, wisuda merupakan gerbang life revolution menuju lembaran hidup baru bagi para mahasiswa. Di mana selanjutnya perubahan-perubahan besar dalam hidup akan banyak terjadi.

“Jadikan wisuda Anda hari ini sebagai lembaran baru hidup, sebagai gerbang life revolution yang menentukan arah masa depan,” pesannya saat mewisuda 1.219 mahasiswa melalui aplikasi zoom, Sabtu (26/9/2020).

Wisuda di tengah pandemi Covid-19 ini, UMP hanya menghadirkan 12 orang mahasiswa dari 11 fakultas yang mewakili ribuan wisudawan. Meskipun begitu acara tetap berlangsung khidmat dan sebagian besar wisudawan menyimak proses wisuda secara virtual.

Wisuda daring ini dilakukan untuk menghindari munculnya klaster wisuda, mengingat mahasiswa UMP berasal dari berbagai daerah, termasuk diantaranya ada yang berasal dari daerah zona merah.

“Kita dalam situasi prihatin, karenanya di tengah pandemi ini kita harus mengikuti adaptasi kebiasaan baru, termasuk dalam acara wisuda. Sehingga yang hadir dibatasi, namun hal ini tidak akan mengurangi kegembiraan wisudawan maupun pihak orang tuanya yang menyaksikan putra-putrinya telah menuntaskan pendidikan di UMP,” katanya.

Perwakilan wisudawan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) mengikuti prosesi wisuda, Sabtu (26/9/2020). -Foto: Hermiana E. Effendi

Pada kesempatan tersebut, Dr Anjar Nugroho menyampaikan, bahwa akan ada banyak kebahagiaan yang menanti para wisudawan setelah ini. Mulai dari kesempatan untuk bekerja, mendapat penghasilan yang bagus sehingga bisa membeli semua yang sudah lama diinginkan, rumah, mobil atau mengajak orang tua untuk pergi haji. Namun, semua itu tergantung pada kerja keras dan kejelian wisudawan dalam menangkap peluang kerja.

Begitupun untuk yang berniat menekuni bidang usaha. Menurutnya, UMP sudah memberikan bekal yang komplit, sehingga semua bidang yang akan ditekuni para wisudawan, jika dilakukan dengan bersungguh-sungguh akan membuahkan hasil yang manis.

“Intinya adalah bagaimana anda terus belajar dan belajar, bergerak dan bergerak. Jangan biarkan hidup anda berhenti walau sedetik. Sekali lagi bergerak dan bergerak. No action, nothing happen. When you take actions, miracles happen,” pesannya.

Terakhir, Rektor berpesan, di atas semua usaha yang dilakukan, yang paling penting adalah doa dan restu dari orang tua.

Sementara itu, Wakil Rektor I UMP Bidang Akademik, Dr Jebul Suroso mengatakan, wisuda kali ini merupakan wisuda ke-65 magister, sarjana dan ahli madya. Untuk 12 mahasiswa yang hadir di UMP, dipilih dari kalangan wisudawan yang tempat tinggalnya terdekat dengan UMP. Baik wisudawan maupun orang tua yang hadir, sudah melalui pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu.

“Total wisudawan angkatan ini sebanyak 1.219 orang. Dari jumlah tersebut, yang mendapat predikat cumlaude sebanyak 419 wisudawan yang berasal dari berbagai fakultas,” terangnya.

Meskipun berlangsung sederhana, namun prosesi wisuda tetap berlangsung dengan khidmat. Lokasi gedung Auditorium UMP yang biasanya ramai dengan euforia wisuda juga tampak lengang.

Lihat juga...