Restoran Terapung, Ikon Baru Wisata Kuliner di Banjarmasin

Ikon wisata kuliner di Banjarmasin, Restoran Apung, sebuah restoran yang memanfaatkan kapal tongkang – foto Ant

BANJARMASIN – Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, memiliki ikon baru wisata kuliner, berupa restoran terapung. Restoran tersebut berada di siring, Sungai Martapura tepatnya di depan Balai kota Banjarmasin.

Restoran terapung tersebut dimiliki oleh gabungan 21 koperasi yang ada di Kota Banjarmasin. “Ini mimpi yang jadi nyata, saksi sejarah dibangunnya dengan kebersamaan koperasi di kota ini,” ujar Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina, saat meresmikan ikon wisata kuliner tersebut, Senin (21/9/2020).

Ibnu Sina menyatakan keberadaan restoran terapung ini menjadi kado spesial bagi Hari Jadi ke-494 Kota Banjarmasin, yang jatuh pada 24 September. “Semoga ini jadi ikon baru wisata di Banjarmasin, apalagi restoran terapung ini menyuguhkan kuliner khas Banjar,” tuturnya.

Restoran tersebut sangat menarik dikunjungi, karena memberikan sensasi makan di atas sungai. “Apalagi ada khasnya di sini, dengar musik tidak terkira dari suara kelotok dan ada goyangannya, karena restoran ini di atas kapal tongkang,” tuturnya.

Pemilik ikon wisata tersebut adalah 21 koperasi di Banjarmasin, yang anggotanya lebih dari 5.000 orang. “Kami dari pemerintah kota selalu mendukung upaya wirausaha baru dan koperasi yang terus eksis, termasuk restoran terapung ini,” ujarnya.

Ketua Koperasi Restoran Terapung Banjarmasin, Sumarno mengatakan, pembangunan restoran dilakukan dengan penuh perjuangan. Pembangunannya menghabiskan biaya sekira Rp1,2 miliar. “Karenanya pembangunan restoran ini selesai dua tahun, ini berkat juga banyak dukungan semua pihak,” tuturnya.

Sumarno menyatakan, untuk mendapatkan kapal tongkang, pihaknya mendapatkan dari PT Basirih Industri. “Tentunya komitmen kita hanya untuk restoran dan komitmennya lagi tidak semata-mata keuntungan, tapi mendukung pariwisata,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...