Ribuan Guru Sekolah Swasta di Bekasi Siap Terima Honor Bansos

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BEKASI – Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mengabulkan tuntutan guru sekolah swasta untuk mendapatkan honor bantuan sosial (bansos). Guru swasta tersebut akan mendapatkan subsidi sebesar Rp200 ribu/bulan selama empat bulan ke depan.

“Alhamdulillah akhirnya Pemerintah Kabupaten Bekasi, mengabulkan tuntutan guru sekolah swasta untuk mendapatkan subsidi. Subsidi tersebut diambil dari dana Covid-19 sebesar Rp200 ribu/per bulan,” ungkap Komaruddin, Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kabupaten Bekasi, kepada Cendana News, Kamis (10/9/2020).

Diketahui ratusan guru sekolah swasta dari tingkat sekolah PAUD, TK, SD hingga SMP di Kabupaten Bekasi, hari ini menggelar aksi di kompleks kantor Pemda. Aksi tersebut menyuarakan aspirasi guru swasta yang terkesan dianak-tirikan.

Melalui aksi di depan kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, ratusan guru swasta tersebut menuntut pemerintah daerah supaya memberikan Bosda kepada sekolah swasta sama seperti sekolah negeri.

Kedua meminta pemberian bansos/honorer bagi guru swasta di Kabupaten Bekasi, kemudian menuntut pembatasan sekolah pada sekolah negeri, terakhir meminta pemerintah kabupaten segera membuat Perda Pendidikan.

Sekitar 15 perwakilan guru swasta langsung diterima oleh Asda 1 dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Carwinda. Pertemuan tersebut berjalan kondusif dan pemerintah mengakomodir tuntutan para guru swasta.

Dari empat tuntutan tersebut ungkap Komaruddin, dikabulkan adalah terkait honorer guru swasta yang diambil dari dana Covid-19. Lainnya pihak dinas masih harus membahas lebih lanjut seperti pembahasan soal PPDB Online.

“Data yang kami berikan ada sekitar 11.500 orang guru swasta di Kabupaten Bekasi dari tingkat PAUD hingga SMP. Tentunya akan dilakukan verifikasi lagi karena dari jumlah tersebut ada juga guru status negeri,” papar Komar.

Menurutnya ribuan guru sekolah swasta akan menerima dana dengan total Rp800 ribu terhitung sejak September-Desember 2020. Dikatakan bahwa tuntutan tersebut karena diketahui guru negeri di wilayah setempat sudah mendapatkan haknya.

“Alhamdulillah akhirnya aspirasi bisa dikabulkan meskipun lainnya masih butuh proses lebih jauh. Tapi, setidaknya ada satu yang langsung diwujudkan yakni soal subsidi honor Rp200 ribu diambil dari dana Covid-19,” tukasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Carwinda, usai menerima perwakilan aksi mengatakan bahwa pada intinya mendukung apa yang disuarakan oleh guru sekolah swasta. Tapi tentunya semua harus melalui mekanisme terutama persetujuan dewan terkait Bosda dan lainnya.

“Begitupun soal PPDB, ke depan akan ditata lebih baik agar kuota penerima siswa baru tidak melebihi kapasitas rombel. Misalkan kapasitas sekolah hanya mampu menampung peserta didik baru 100 orang maka tidak boleh lebih,” tukasnya.

Lihat juga...