Sebanyak 10.230 Pelaku Usaha Mikro di Sulut Dapat Bantuan

Wagub Sulut, Steven Kandouw, menyerahkan secara simbolis Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) senilai Rp2,4 juta kepada 10.230 pelaku usaha mikro di Sulawesi Utara – Foto Ant

MANADO – Sebanyak 10.230 pelaku usaha mikro di Sulawesi Utara (Sulut), mendapatkan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) senilai Rp2,4 juta.

“BPUM senilai Rp2,4 juta per pelaku usaha mikro dan kecil ini menambah skema insentif, yang selama ini sudah diberikan pemerintah pusat seperti subsidi margin, insentif pajak UMKM, kredit modal kerja, serta penempatan dana di perbankan untuk UMKM,” kata Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw di Manado, Kamis (24/9/2020).

Pada tahap pertama ada 10.230 usaha mikro, yang terdiri dari 5.009 pelaku usaha yang diusulkan Dinas Koperasi dan UMKM Sulut. Dan sisanya usulan dari BUMN di Sulut. Wagub Kandouw mengajak para penerima bantuan, untuk memanfaatkan bantuan yang diterima untuk kegiatan usaha.

Dan bukan untuk kegiatan konsumtif. “Ini menjadi suatu momentum yang luar biasa untuk mendapatkan bantuan seperti ini, mudah-mudahan ini dapat dipakai, berguna, jangan langsung habis, tapi betul-betul dapat dijadikan modal untuk boleh dilipatgandakan dalam menunjang usaha bapak ibu sekalian. Dalam waktu sekitar dua bulan bisa mencapai 200 persen,” kata Kandouw.

Penyaluran Banpres produktif dan APD bagi pemilik warung atau kios UMKM, sebagai wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, saat menghadapi pandemi COVID-19. “Begitu juga dengan alat pelindung diri bagi teman-teman pemilik warung atau kios UMKM, ini merupakan wujud dari peran pemerintah hadir bersama-sama dengan rakyat menghadapi pandemi COVID-19 ini. Baik pemerintah provinsi, pemerintah pusat semua bergotong royong,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...