Selama Delapan Bulan, DPM-PTSP Rejang Lebong Keluarkan Izin 107 UMKM

Kantor DPM-PTSP Kabupaten Rejang Lebong – foto Ant

REJANG LEBONG – Terhitung antara Januari hingga Agustus 2020, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu telah mengeluarkan 107 perizinan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Kepala DPM-PTSP Rejang Lebong, Bambang Budiono mengatakan, kalangan pelaku UMKM yang mengurus perizinan bergerak di berbagai usaha. Namun utamanya sektor perdagangan dan pengolahan hasil bumi. “Sampai saat ini sudah ada 107 perizinan UMKM yang kita terbitkan. Kalangan pelaku UMKM ini bergerak dalam usaha kuliner, perdagangan, pengolahan kopi dan jenis usaha lainnya,” tandasnya, Minggu (6/9/2020).

Usaha masuk kategori UMKM dapat dilihat dari modal usaha yang dimiliki kurang dari Rp500 juta. Sedangkan untuk perizinan pelaku usaha yang memiliki modal lebih dari Rp500 juta, adalah pelaku usaha berbadan hukum seperti CV maupun PT. Namun, untuk yang bermodal lebih dari Rp500 juta disebutnya, hanya ada beberapa saja, dengan jenis usaha perdagangan biji kopi dan pertambangan.

Bambang menyebut, banyak pelaku UMKM yang mengurus perizinan di tengah pandemi COVID-19. Hal itu dinilainya menjadi fakta yang sangat positif, karena situasi ekonomi Indonesia belakangan sedang mengalami penurunan, akibat penyebaran virus mematikan tersebut. “Sangat bagus, sebagai contoh untuk bisnis pengolahan kopi. Saat ini pelaku usaha kopi bisa berjualan melalui media sosial, sehingga mereka bisa bertransaksi dengan konsumen secara langsung, sedangkan untuk bahan bakunya di Rejang Lebong sangat banyak,” tuturnya.

Masyarakat dapat mengurus perizinan usaha dengan mendatangi secara langsung kantor DPM-PTSP. Maupun mengurus secara daring atau online, sehingga nantinya usaha yang mereka jalankan legal dan memberikan jaminan kepastian kepada para konsumennya. (Ant)

Lihat juga...