Semburan Lumpur Keluar dari Galian Sumur Bor di Jatirangga Bekasi

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BEKASI — Warga RT 03/04 Kelurahan Jatirangga, Jatisampurna Kota Bekasi, Jawa Barat, heboh karena semburan lumpur hingga mencapai ketinggian sepuluh meteran muncul dari lubang galian sumur bor di salah satu areal rumah warga setempat.

Lurah Jatirangga Ahmad Affandi, dikonfirmasi di lokasi mengatakan soal izin galian itu kewenangan dari Provinsi Jabar, Sabtu (5/9/2020). Foto: Muhammad Amin

Pengeboran sumur tersebut tepat di Jalan Lembur 1 No.31, dilakukan oleh pemilik usaha air mineral dengan kemasan merek Elana. Pengeboran itu sendiri perkirakan untuk mendukung usahanya. Karena tidak jauh dari lokasi semburan air ada pabrik air minum dan waterpark.

Semburan dari sumur bor tersebut, terjadi sekira pukul 09.00 WIB. Hingga sekarang masih terjadi, tetapi oleh petugas sudah ditutup menggunakan batu, semen dan lainnya hingga semburan sedikit berkurang.

“Sekarang semburan sudah bisa diatasi, benar terjadi dan membuat heboh warga sekitar. Diindikasikan ada gasnya,”ungkap Lurah Jatirangga, Ahmad Affandi, dikonfirmasi Cendana News di lokasi, semburan Sabtu (5/9/2020).

Diketahui lanjutnya sesuai keterangan dan pemilik sumur bahwa galian yang sudah dilakukan mencapai kedalam 70 meter. Affandi membenarkan bahwa pengeboran sumur tersebut untuk usaha.

Namun demikian dia menegaskan bahwa terkait perizinan kelurahan tidak dilibatkan. Karena usaha pemanfaatan sumber bawah bumi seperti itu izin langsung ke Provinsi Jawa Barat.

“Atas kejadian itu tim ahli, Dinas LH Kota Bekasi bersama Wali Kota sudah melihat langsung ke lokasi. Selanjutnya pasti dilakukan kajian baik dinas LH maupun provinsi,” ucap Affandi.

Saat terjadi semburan jelasnya, tidak ada warga berani mendekat atau merasakan air yang keluar. Warga katanya hanya melihat dari kejauhan semburan yang mirip lumpur Lapindo tersebut.

Patauan Cendana News di lokasi lokasi tempat galian sumur bor tersebut sudah ditutup untuk umum. Terlihat Kapolres, Dandim melihat langsung di lokasi. Warga tetap menonton dari kejauhan sisa air yang masih keluar dari lokasi semburan tersebut.

Tapi warga yang penasaran dan kebetulan melintas menyesali lokasi meskipun pagar halaman tempat galian sumur bor sudah di tutup menggunakan terpal. Titik sumur bor terlihat sudah di tutupi dengan tumpukan batu, karung pasir, tapi terlihat semburan air masih keluar meskipun tidak banyak.

“Saya baru melihat langsung semburan begitu, mirip di televisi lumpur Lapindo itu. Pertama yang keluar lumpur, lama-lama air biasa, tapi kami tidak berani mencoba airnya,” ungkap warga setempat.

Sampai saat ini, belum ada keterangan resmi yang mengungkapkan terkait munculnya semburan yang bersumber dari sumur bor tersebut. Lurah Affandi mengakui semua pihak masih koordinasi karena kewenangannya izinnya ada di tingkat Provinsi.

Terlihat tim sudah mengambil sampel air yang keluar dari lokasi Sumur bor tersebut untuk dilakukan penelitian. Namun belum ada keterangan resmi diberikan terkait peristiwa tersebut dari tim yang melakukan olah lokasi.

Enin, warga lainnya mengaku saat pertama keluar gas seperti ada fatamorgana, lingkaran warna warni yang dikeluarkan dari lobang galian. Tidak lama kemudian keluar semburan air awalnya bercampur lumpur. Lalu kemudian mengecil dan kembali mengeluarkan semburan tinggi.

Lihat juga...