Server Penuh, Sekolah Kesulitan Lakukan Verval Subsidi Kuota Internet

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

YOGYAKARTA – Meski telah digembar-gemborkan sejak beberapa waktu terakhir, namun program  subdisi Pemerintah berupa kuota internet bagi siswa, termasuk, guru, mahasiswa dan dosen, hingga saat ini ternyata belum bisa dirasakan manfaatnya di semua daerah.

Hal itu lebih disebabkan karena kendala teknis, yakni kurang siapnya sistem yang dimiliki pemerintah dalam melakukan proses verifikasi dan validasi (verval) nomor ponsel peserta didik maupun guru calon penerima subsidi kuota internet.

Seperti diungkapkan Kepala Sekolah SD Negeri Panjatan Kulonprogo Yogyakarta, Arifin Zuhri. Hingga saat ini pihaknya belum bisa memanfaatkan  subsidi kuota internet gratis dari pemerintah akibat terkendala proses verval yang tidak bisa dilakukan.

Akibatnya ratusan murid maupun guru masih harus merogoh kantong pribadi untuk membeli kuota internet selama proses pembelajaran online, yang telah dilaksanakan sejak beberapa bulan terakhir.

“Sampai saat ini belum ada satu pun guru maupun siswa yang menerima. Karena kita terkendala dalam proses verval. Setiap kali hendak mendaftar, server selalu penuh. Sehingga selalu gagal,” ungkapnya, Kamis (10/9/2020).

Sebagaimana diketahui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI berencana memberi  subsidi kuota internet gratis bagi para siswa dan guru sekolah. Subsidi kuota internet akan Iangsung diberikan kepada nomor ponsel siswa.

Namun, nomer ponsel peserta didik yang akan mendapat kuota internet gratis harus sudah tercantum dalam data pokok pendidikan (dapodik). Pengisian dapodik ini dilaksanakan oleh pihak sekolah. Sementara sumber data nomor ponsel peserta didik yang akan diberikan kuota berasal dari Aplikasi Dapodik tahun pelajaran 2020/2021.

Agar subsidi yang diberikan tepat sasaran, maka Pusat Data dan teknologi Informasi (Pusdatin) bersama dengan Dinas Pendidikan Kab/Kota dan Dinas Pendidikan Provinsi perlu melakukan verifikasi dan validasi nomor ponsel yang digunakan oleh masing-masing peserta didik.

Proses verval ini dilakukan masing-masing pihak sekolah dengan mengakses laman www.kemdikbud.go.id. Proses verval ini diperlukan untuk memastikan kebenaran nomor ponsel peserta didik sebagai data dasar dalam menyalurkan banyaknya kuota internet.

Kebenaran nomor ponsel peserta didik perlu dipastikan oleh Kepala Sekolah sehingga kuota internet dapat dimanfaatkan secara optimal dalam pelaksanaan pembelajaran dalam jaringan pada masa pandemi Covid-19.

Lihat juga...