Stok Beras di Rejang Lebong hingga Akhir Tahun, Aman

REJANG LEBONG – Perum Bulog Cabang Rejang Lebong yang membawahi tiga kabupaten di Provinsi Bengkulu, menyebutkan stok beras yang mereka miliki saat ini mencukupi untuk kebutuhan masyarakat dalam tiga wilayah hingga akhir tahun mendatang.

Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Rejang Lebong, Muhammad Ade Saputra di Rejang Lebong, Senin, mengatakan stok beras yang ada di daerah itu saat ini mencapai 1.100 ton dan stok yang dalam pengiriman sebanyak 500 ton.

“Stok yang ada ini mencukupi untuk kegiatan bansos sampai dengan tiga bulan, dan jika stok tambahan sudah masuk bisa memenuhi kebutuhan hingga empat bulan ke depan atau sampai akhir tahun nanti,” kata dia.

Stok beras yang ada tersebut tambah dia, khusus untuk kegiatan bantuan sosial (bansos) yang merupakan Beras Cadangan Pemerintah atau CBP yang diperuntukkan pemenuhan kebutuhan saat darurat, kerawanan pangan pascabencana dan stabilitas harga.

“Stok yang ada itu jenisnya berasnya medium. Kalau stok beras jenis premium diluar stok CBP tadi ada sebanyak 250 ton yang diperuntukkan program BPNT, pemenuhan kebutuhan komersial, pusat ritel modern dan lainnya,” urainya.

Dia mengimbau kalangan masyarakat dalam tiga kabupaten tidak perlu khawatir akan ketersediaan pasokan sembako selama masa pendemi COVID-19, karena pihaknya telah menyiapkan stok yang lebih dan jika masih kurang mereka akan mengajukan penambahan.

Sementara itu, untuk stok bahan kebutuhan lainnya yang mereka sediakan selain beras adalah minyak goreng kemasan sebanyak 11 ton, gula pasir 4 ton dan dalam pengiriman sebanyak 20 ton, daging beku sebanyak 2 ton, dan sebanyak terigu 8 ton.

Bahan-bahan kebutuhan pokok ini mereka jual kepada masyarakat sesuai dengan harga di tingkat distributor di antaranya beras kualitas medium Rp8.600 per kg, beras premium kemasan ukuran 5 kg dijual Rp53.000, tepung Rp8.500 per kg, gula pasir Rp12.500 per kg dan minyak goreng Rp12.000 per kg, serta daging beku Rp80.000 per kg. (Ant)

Lihat juga...